Dunia Planologi Gary Hack

Ayu Nur Safihyah
Sep 2, 2018 · 3 min read

Ayu Nur Safihyah

15417130

Planologi, satu kata yang mungkin terdengar asing untuk sebagian orang. Kata tersebut mengakibatkan munculnya berbagai asumsi yang salah bagi masyarakat umum. Berbagai asumsi muncul bahwasannya planologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang tanaman karena unsur kata plant pada planologi. Selain itu, ada juga yang menganggap bahwa planologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang pesawat karena unsur kata plane dalam planologi. Namun, sebenarnya planologi merupakan ilmu yang mempelajari mengenai rencana (plan) suatu ruang. Ruang di sini memiliki makna yang luas, baik itu dari permukaan tanah ke atas maupun ruang dari permukaan tanah ke bawah. Rencana ruang seperti apa yang dibuat dalam ilmu planologi ? maka jawabannya adalah banyak hal, tergantung dari tujuan utamanya. Akan tetapi, satu hal yang pasti adalah bahwa rencana yang dibuat bertujuan untuk kebaikan kehidupan manusia. Hal ini dikarenakan pembangunan yang direncanakan dapat meminimalisasikan dampak dari bencana ataupun kegagalan pembangunan tersebut.

Ilmu planologi merupakan gabungan dari ilmu teknik dan sosial. Oleh karena itu, seorang planner (sebutan untuk orang yang menguasai ilmu planologi) tidak hanya mempelajari suatu ilmu yang memiliki satu aliran yang sama, tetapi mempelajari semua ilmu baik itu dari unsur teknik yang akan berkaitan dengan kontruksi dan struktur alam yang akan diolah maupun ilmu sosial yang akan mempelajari perilaku mahluk hidup khususnya manusia yang menempati suatu wilayah. Keberadaan seorang planner di dunia kerja mungkin tidak terlalu terkenal seperti arsitek ataupun teknisi lain yang berperan dalam suatu proyek pembangunan. Akan tetapi, seorang planner pada dasarnya memiliki peran yang besar dan penting dalam suatu proyek pembangunan. Hal ini dikarenakan seorang planner yang menguasai dan mengetahui banyak keilmuan mengakibatkan dirinya berperan sebagai seorang peimpin yang mengontrol keberjalanan suatu proyek.

Kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan mengakibatkan profesi planner mulai banyak diketahui oleh banyak orang. Oleh karena itu, saat ini mulai banyak tokoh-tokoh planner dunia yang terkenal baik itu dari dalam negeri maupun luar negeri. Salah satu tokoh planner dunia adalah Gary Hack. Beliau merupakan salah seorang profesor emeritus desain urban di School of Design, Universitas Pennyslvania. Selain itu beliau juga merupakan seorang dekan sekolah dan mantan ketua Komisi Perencanaan Kota Philadelphia pada tahun 1996 sampai 2008. Selama karirnya beliau telah merencanakan lebih dari 35 kota di dunia.

Sebelum terkenal dan bergabung sebagai profesor di Universitas Pennyslavania, beliau merupakan seorang kepala departemen studi dan perencanaan perkotaan di MIT. Secara profesional, beliau merupakan pemimpin perusahaan Carr, Lynch, Hack, dan Sandell di Amerika. Melalui jabatannya diperusahaan tersebut, beliau terlibat dalam perencanaan tepi West Side di Kota New York. Proyek tersebut melakukan rekontruksi terhadap jalan raya West Side sebagai jalan perkotaan. Selain itu, rekontruksi juga dilakukan terhadap 4,5 mil dari taman dan promenade disekitarnya. Rekontruksi yang dilakukan dalam proyek tersebut melibatkan 70 kelompok pekerja dan dalam jangka waktu periode lima tahun. Proyek lain miliknya yang terkenal di Kota New York adalah pembangunan Taman Rockefeller di Battery Park City yang merupakan ruang terbuka hijau di Manhattan. Taman Rockefeller tersebut dibangun dengan melakukan pendekatan komunikasi terhadap warga disekitar taman tersebut, sehingga taman tersebut sesuai dengan keinginan masyarakat disekitarnya. Keberhasilan proyek Taman Rockefeller ini membuat taman tersebut dijadikan sebagai percontohan untuk taman di sepanjang West Side Waterfront.

Selain proyek yang terkenal di Amerika, Gary Hack juga merencanakan beberapa proyek perkotaan seperti, East Riverfront di Detroit, desain perkotaan berdistrik budaya Hwa Shan di pusat Kota Taipei, Taiwan, perencanaan kota untuk pembangunan kembali Pridential Center di Boston. Selain itu, beliau juga pernah memenangkan kompetisi pembangunan kembali World Trade Center di New York bersama anggota tim Studio Libeskind lainnya. Rencana Strategis Pembanguan Kota Bangkok juga merupakan salah satu kerja tim yang dipimpin oleh beiau. Pada tahun 1970, Gary Hack menjabat sebagai manajer umum untuk proyek pengembangan dan demontrasi CMHC dan kementrian negara untuk urusan perkotaan di Ottawa Jepang. Pada kepemimpinan tersebut, Gary Hack telah melakukan pengawasan terhadap perencanaan Harbourfront di Toronoto, Vieux Port di Montreal, Vieux Port di Quebec City, Market Square di St. John, dan beberapa proyek di Kanada.

Selain sebagai planner, Gary Hack juga menulis beberapa buku tentang pembanguan perkotaan, yaitu Local Planning (bersama Eugenie Birch, Paul Sedway, dan Mitchell Silver), Site Planning (bersama Kevin Lynch), Global City Regions (bersama Roger Simmonds), Urban Design in a Global Context (bersama Zhongjie Lin). Riwayat pendidikannya adalah pendidikan sarjana arsitektur di Universitas Manitoba tahun 1964, pendidikan magister arsitektur di Universitas Illinois tahun 1966, magister perencanaan pada tahun 1967 di MIT dan menerima PhD nya pada tahun 1976. Selain itu, pada tahun 2006, beliau menerima gelar Doktor Hukum Kehormatan dari Universitas Dalhousie.

Sumber :

Coursera. (2016). Gary Hack. Profile. Retrieved from https://www.coursera.org/instructor/garyhack diakses pada 1 September 2018

    Ayu Nur Safihyah

    Written by