Sederhana Itu Bagaimana?
Penggalan lirik lagu Sederhana Itu Cinta Kita dari Jay & Gatra Wardaya, beberapa minggu belakangan ini berdengung-dengung di kepalaku.
Mendapati kabar-kabar bahagia dari kawan yang dipertemukan dengan pasangan dan teman hidup mereka. Senyum-senyum merekah dalam balutan gaun indah… ah
Aku jadi banyak berpikir. Mengapa sampai saat ini belum juga terbersit kesiapan dalam diri untuk hal itu. Ya, terasa belum di waktu dekat. Karena memang belum tahu akan dengan siapa.
Bahagia pasti ya…
Bagiku saat ini, saat masih ada seseorang yang dengan segenap hatinya mendukung jalan yang kupilih. Yang dengan baiknya menerima dan bersedia menemani perjuangan yang sedang kau jalani, cukup.
Aku dan dia sadari, kami punya terlalu banyak tanggung jawab. Kami tidak bisa berfantasi lebih dahulu tentang ini itu. Perjuangan masih panjang. Aku diam-diam menyadari, ia pun belum betul-betul yakin dengan jalan kami, diam-diam ada sosok lain yang juga sedang coba yakini.
Aku terkekeh kala menyadari hal di atas. Tetapi membiarkan saja semua berlalu. Aku hanya ingin mengikuti aliran ini, hingga tiba di muara.
Jadi, sederhana itu yang bagaimana?
Cukupkah bagimu, atas suka dan duka yang mampu kita bersamai?
Sederhana itu bagaimana, akhirnya kuusap wajahmu… kala kau ucapkan cinta yang kau rasa.. di ujung senja, dan seterusnya
Aku tidak ingin membuatmu bosan dengan kalimat-kalimat picisan. Aku tahu, kamu selalu tahu. Lepaskanlah dia.
Dengarkan lagunya, di sini
