Upaya Melupakan Waktu

Joy
Joy
Sep 9, 2018 · 1 min read

Jarum detik membimbing arah suaranya ke dalam kamar dingin yang jauh adanya di atas bukit kecil di bawah leher dagunya.

Satu kali menit berulang tahun atas tumpahnya keringat detik yang berporos di tengah-tengah perut arloji kemuning dan menggantung di sela pangkal paha.

Jam merupa pendidik paling kejam dalam penentu pertemuan ranting-ranting nasib di antara dua atau beberapa jiwa yang merasakan sakit dan butuh pemulihan atas bahagia yang sementara atau dalamnya rasa kecewa.

Dan hari-hari bukanlah rumah untuk melakukan prostitusi melainkan inkarnasi hati untuk mewujudkan jati diri yang sebenar-benarnya telah mati seiring doa dan puja yang tak lagi tertuju kepada alam beserta isinya dan juga Yang Maha Esa.

Joy, September 2018

Joy

Written by

Joy

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade