Netizen itu Apa Sih?
Di saat kita sedang browsing di Internet, atau ketika membaca media yang membahas Internet, kerap kali kita mendengar banyak sekali istilah dan kata baru. Seringkali kita juga bingung karenanya. Salah satunya adalah netizen. Terus, apa arti Netizen itu?
Apa Netizen Itu?
Terdiri dari gabungan kata Internet dan citizen (warga), netizen adalah istilah seringkali diartikan sebagai “warganya internet”. Jadi, yang biasanya disebut sebagai netizen adalah orang-orang yang secara aktif terlibat di komunitas online, atau Internet secara umumnya. Istilah ini juga menyiratkan minat dan keterlibatan aktif dalam memperbagus lingkungan Internet — menjadikannya sumber hubungan sosial dan intelektual, khusunya dalam hal akses terbuka, netralitas internet dan kebebasan berpendapat. Netizen juga biasa disebut sebagai cybercitizen, yang juga memiliki arti yang sama.

Netizen, kata Michael F. Hauben
Menurut Hauben, salah satu pelopor internet dan penulis di tulisannya, The Net and Netizens: The Impact the Net Has on People’s Lives,
“Selamat datang di abad ke-21. Anda adalah Netizen (seorang penduduk Net) dan anda hadir sebagai warga di dunia ini, semua karena konektifitas global yang bisa diwujudkan oleh Net. Anda memandang semua orang sebagai warga senegara anda. Secara fisik mungkin anda sedang hidup di satu negara, tapi anda sedang berhubungan dengan sebagian besar dunia melalui jaringan komputer global. Secara virtual, anda hidup bersebelahan dengan setiap Netizen di seluruh dunia. Perpisahan secara geografis sekarang diganti dengan keberadaan di dunia virtual yang sama.”
Dari sini kita tahu, kalau Internet dan jaringan-jaringan komputer bekerja layaknya sebuah negara — yang menghapus keterbatasan jarak dan waktu pada para pengguna internet sebagai penduduknya. Sekarang, kita sebagai netizen dapat merasakan manfaat dari jaringan komputer global yang sangat berdampak pada hidup kita.
Netizen di Indonesia

Adanya blogging — baik itu teks, suara maupun video, memudahkan banyak netizen untuk menyuarakan pendapatnya ke netizen-netizen lainnya yang jumlahnya semakin banyak. Menggerakkan massa pun juga semakin mudah. Adanya sosial media membuat informasi semakin lancar membuat pesan sampai tepat pada tujuannya, di manapun dan kapanpun.
Coba kita ingat-ingat — sudah seberapa seringkah kita melihat dan mendengar berita, artikel atau video viral yang mampu menggerakkan hati masyarakat online dan bahkan offline? Seberapa besar dampak yang dihasilkan oleh luwesnya informasi, yang tidak terhambat oleh keterbatasan lokasi dan waktu, yang telah kita lihat selama ini? Belum lama ini, tentunya kita tahu dengan tangan robot buatan Tawan, teknisi dari Bali yang menjadi bahan perbincangan dan perdebatan sengit nasional. Keunikan dan kehebatan Tawan susah, dan bahkan tidak bakal diketahui tanpa Internet dan peran para netizennya.
Netizen di mancanegara
Bahkan negara yang terkenal dengan sensornya yang sangat ketat — seperti Republik Rakyat Cina dan Korea Utara — juga sudah menggunakan jaringan komputer ini. Walaupun pada akhirnya disensor habis-habisan. Di Cina sendiri netizen ada istilahnya sendiri, yaitu wǎngmín (网民, yang berarti masyarakat net) yang menjadi istilah umum untuk “pengguna internet”.
Sedangkan di Amerika netizen sempat dihebohkan dengan adanya pemerintah yang berencana untuk meregulasi internet dengan dalih pemberantasan konten bajakan, dan melindungi hak cipta. Padahal jika rancangan undang-undang tersebut — SOPA dan PIPA — bakal diwujudkan, dapat merugikan dan bahkan mengekang kebebasan banyak situs-situs di Internet dengan alasan yang tidak masuk akal.

Untungnya Netizen langsung tergerak untuk menyuarakan penolakan dengan berbagai kampanye dan inisiatif yang intensif, yang pada akhirnya menyebabkan rancangan tersebut dibatalkan. Hal inilah yang menunjukkan kalau netizen mempunyai kekuatan dalam kebebasan mengekspresikan pendapat dan suaranya, yang dapat menimbulkan dampak yang besar — bahkan hingga di dunia offline (dunia nyata).
Semoga bermanfaat!
Sumber: Takatik