🌏Tentang Dunia yang Sedang Genting🌍
Jika itu manusia dan kita telah menyadarinya, maka sudah seharusnya kita sadar. Dunia sedang genting. Dia sedang dirundung duka. Dunia sedang dirusak. Bagaimana demikian?
Lihatlah. Keseimbangan antar manusia telah dirusak oleh sebuah 'perjuangan' yg mengatasnamakan HAM. Secara logika, yang demikian tidak akan melanjutkan keturunan. Minimal begitu. Secara iman, hal serupa telah Allah musnahkan pelaku-pelakunya sejak ribuan tahu lalu. MUNSAHKAN! Mereka MUSNAH. Seharusnya MUSNAH! Bukankah ada yang salah? Namun, bicara soal adzab, yang hatinya telah tertutup oleh petunjuk dari Allah tidak akan pernah sampai. Bagaimana yang demikian begitu mengerikan, pada pikiran mereka hal itu tidak akan sampai. Tidak akan menyentuh..
Dunia genting. Maka cukupkah jika kita merasa aman? Muda aktivis --> menikah muda --> punya anak --> hidup tenteram dalam bingkai kenyamanan. Cukupkah hanya dengan berucap hamdalah sementara di luar rumah dunia sedang dirusak? Bumi Allah sedang dihancurkan oleh kekejian manusia itu sendiri? Bukankah menyedihkan? Memiliki tugas yang sama namun di lain sisi mereka malah merusak? Berpikirkah?
Keluarlah dari tempat ternyaman kalian. Dunia kini sedang genting. Bumi Allah kini sedang dirusak. Bukan solusi utama berkoar-koar kepada masyarakat bahwa 'LBGT itu haram! Terlaknat! Dosa!'. Bukan. Bukan solusi utama. Binalah manusia yang berpotensi untuk dibina. Masih mau diajak berpikir hingga akhirnya sampai pada titik 'abdi.' Mengabdi kepada RABB semesta alam.
Bergeraklah, keluarlah. Dunia sedang genting.