Selayaknya Media Itu Mengedukasi, Bukan Memprovokasi
Ridho Anugerah
1

Negri ini memang sedang berproses, dari sebuah negara yang beritanya dahulu dikendalikan oleh pemerintah, kini sudah bebas beropini apa lagi dengan adanya internet dan media sosialnya.

Sayang, kemudahan mengakses dan menyebar informasi sangat timpang dengan budaya membaca dan berpendapat dengan data. Semua menjadi mudah percaya dengan berita yang tersebar tanpa mengecek, memikirkan kelogisannya.

Berpendapat dengan dasar rasa, bukan data. Toh kalau pun berdata, tidak memberikan perbandingan data yang apple to apple kaya kata artikel ini.

Semoga ini adalah proses semata, esok kan lebih baik, Insyaallah.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.