Feb 23, 2017 · 1 min read

Ibu pergi dan tidak pernah mengerti.
Kepada : Aqmal F.
Harusnya Ibu tahu kapan waktu ia harus pergi dan tetap disini. Mendekap aku sekali lagi sebelum pergi.
Aku tidak tahu pada saat terlahir kenapa aku harus menangis pertama kali dan siapa yang aku kenali pertama kali.
Tapi aku tahu kenapa Ibu suka marah dan membenci baju kotorku. Seperti aku membenci keramaian dan pusat perbelanjaan.
Apa yang tumbuh ditubuhku adalah hasil suapan Ibu dan setiap usapannya menjalar ke seluruh persendian hidupku.
Ibu selalu menginginkan aku tumbuh menjadi seorang yang berarti tanpa memikirkan diri sendiri.
tapi seorang anak hanya memiliki satu permintaan.
Bisa kah seorang anak meminta Ibu tidak pergi?
