batik nulaba
Aug 28, 2017 · 2 min read

Sejarah batik Yogyakarta atau biasa yang kita sebut dengan batik jogja merupakan slah satu budaya jawa yang dimana setiap motif-motif yang terukir mempunyai makna serta filosofi. Batik jogja mempunyai perbedaan dengan batik dari daerah lain, karena tiap daerah tentunnya memiliki ciri khas batik masing-masing.

Motif batik Yogyakarta juga sangat beragam dan mempunyai banyak variasi di era modern ini. Jika dulu batik jogja hanya dipakai untuk acara-acara resmi dan sacral, kini batik Jogja telah disulap menjadi batik yang cantik serta elegant untuk kegiatan sehari-hari. Berikut ini adalah beberapa jenis motif batok jogya beserta filosofinnya:
a. Motif kawung : menggunakan pewarna Naptanol, digunakan sebagai kain panjang memiliki unsur geometris. Makna filosofi biasannya digunakan oleh keluarga raja sebagai lambing kekuasaan.
b. Pawing Kusumo: menggunakan pewarna Naptanol, digunakan saat tukar cincin pernikahan, memiliki motof parang. Makna filosofi kusumo artinya adalah bunga yang mekar dan si pemakainya akan terlihat indah.
c. Batik Truntum: menggunakan pewarna Soga Alam, digunakan saat acara pernikahan, mempunyai ciri khas kerokan. Makna filosofinnya Truntum artinya menuntun, jadi diharapkan orang tua masing-masing mempelai dapat menuntun para pengantin.
d. Batik Tambal: menggunakan pewarna Soga Alam, digunakan sebagai kain panjang, memiliki unsur motif ceplok, meru ataupun parang. Makna filosofisnya ada kepercayaan bila orang yang sedang sakit menggunakan kain ini sebagai selimut maka akan segera sembuh. Karena batik tambal mempunyai arti menambah.
e. Batik Pamilotu: menggunakan pewarna Soga Alam, digunakan sebagai kain panjang saat pertunangan, mempunyai unsur motif parang, ceplok, truntum dll. Makna filosofi dari batik ini adalah kata pamiluto yang berasal dari kata “pulut” berarti lengket atau bisa diartikan perekat.

Batik Yogyakarta mempunyai lebih dari 5 motif yang disebutkan diatas, akan tetapi itu tadi adalah 5 jenis motif yang melegenda dan menjadi ciri khas kota Yogyakarta dari zaman kerajaan dahulu hingga sekarang. Bial dulu batik jogja hanya bisa dipakai oleh kaum raja dan dipakai di saat-saat tertentu, kini batik jogja sudah bisa dipakai oleh siapapun dan dalam acara apapun.

http://www.batiknulaba.com/sejarah-dan-motif-batik-yogyakarta/

)