5 Jagoan Saya di Academy Award 2016

atau Pidato Singkat Supaya Kami Nggak Terpaksa Cari Bajakannya

Best picture: Spotlight
Best actor: Leonardo DiCaprio
Best actress: Brie Larson
Best director: Alejándro González Iñárritu
Best animated: Inside Out

Semuanya sesuai harapan dan perkiraan.

‘Spotlight’ pantas menang karena urgensi isu dan kegentingan informasi yang disampaikan (pelecehan seksual pada anak-anak oleh pastur dan ‘diizinkan’ oleh gereja). Ketimbang ‘The Revenant’ yang mungkin lebih heboh dibicarakan dan dijagokan, saya malah nggak yakin film itu bakal menang, dan setelah menonton ‘Spotlight’ langsung tahu siapa yang bakal saya sendiri jagokan buat oscar. Hurray to ‘Spotlight’!

Leonardo DiCaprio jelas. Nggak banyak komen buat yang ini. Dia sudah pantas menang sejak lama. Akting dia di ‘The Revenant’ pun, seperti di film-filmnya yang lain, intens dan total.

Brie Larson. Walau belum sempat melihat Cate Blanchett di ‘carol’, Saoirse Ronan (favorit baru saya) di ‘Brooklyn’, dan Charlotte Rampling di ’45 years’, menyaksikan akting brie di ‘Room’ sudah cukup untuk saya tahu siapa yang bakal dapat best actress. Brie Larson didukung oleh cerita ‘Room’ (saya belum baca novelnya) yang juga punya konflik psikologi yang kuat, dan dia berhasil memberikan intensitas aktingnya untuk menunjukkan hal tersebut.

Iñárritu. No wonder, lah. nggak heran. Lihat sendiri ‘The Revenant’ kayak gimana digarapnya. Pembangunan situasi, ketegangan, konflik, konstruksi adegan — semuanya gawat, gawat abis. Dua tahun berturut-turut Iñárritu jadi peraih Oscar dan melihat film yang ia bikin, seharusnya kita nggak heran (saya belum lihat ‘Birdman’).

Inside Out! ini film animasi favorit yang luar biasa risetnya. Lebih mengagumkan lagi ketika melihat bagaimana cara pembuat filmnya menggambarkan situasi di dalam otak manusia lewat perumpamaan-perumpamaan yang direpresentasikan melalui karakter dan objek (karakter emosi: joy, anger, sad, disgust, fear. objek: varian tombol kendali aksi, bola-bola kristal memori, dst.)

Sebagai penutup pidato singkat ini, izinkan saya menyampaikan harapan buat pelaku industri film impor indonesia: semoga film-film bagus jangan pada dicegah masuk ke indonesia dan, ya, cepat-cepat dong masukin film-film bagus itu ke bioskop supaya kami nggak terpaksa cari bajakannya.

Sekian dan terima kasih.

Hidup film bagus!

Show your support

Clapping shows how much you appreciated bernard batubara’s story.