10 Tips Memilih Template WordPress Terbaik

Berikut 10 tips memilih template wordpress terbaik yang patut Anda coba:

1. Carilah template yang berhubungan dengan bisnis Anda

Jangan terkecoh dengan desain yang menarik. Percuma bukan kalau desain bagus namun tidak cocok untuk bisnis Anda? Pilihlah template yang memungkinkan Anda menaruh elemen-elemen yang informatif.

2. Cari tahu tentang pengembang template

Periksa profil pengembang template, pastikan kredibilitas pengembang baik di mata penggunanya. Anda bisa mendapatkan informasi dari forum diskusi atau Anda juga bisa memulai menanyakanya melalui thread diskusi.

3. Cari tahu apakah Anda mendapatkan update & support

Baik template gratis atau berbayar, pastikan pengembang selalu melakukan updating versi dan memberikan bantuan support. Bantuan support sangat penting terutama bagi anda pengguna baru WordPress. Pengembang biasanya memberikan bantuan support melalui tiket atau forum diskusi yang interaktif.

4. Cobalah demo

Setelah Anda benar-benar memeriksa kredibilitas pengembang template, Anda dapat mulai mencoba demonya. Perhatikan dengan detail mulai dari desain, fitur, bahkan tes kecepatan aksesnya.

5. Periksa apakah compatible di berbagai browser

Ada beberapa template yang kacau pada browser tertentu. Pastikan tampilannya tetap teratur dengan mencobanya dari berbagai broser bahkan dari perangkat mobile.

6. Pastikan template responsif

Yang dimaksudkan dengan responsif adalah template dapat menyesuaikan tampilannya dari perangkat manapun halaman wordpress itu diakses. Penyesuaian ini bisa berupa ukuran font, bentuk sidebar, dll. Cobalah dari berbagai perangkat misal laptop atau smartphone dengan ukuran layar berbeda.

7. Pilih template yang SEO Friendly

Kebutuhan akan SEO sudah menjadi kebutuhan pokok sebuah website, untuk itu perlu Anda pastikan apakah template SEO friendly atau tidak. Anda bisa mencari tahu dari deskripsi template yang Anda cari. Sayang sekali bukan jika sebelumnya Anda sudah susah payah membangun jaringan SEO tapi template yang Anda gunakan tidak mendukung.

8. Pastikan dokumentasi template ada

Biasanya pengembang template menyediakan dokumentasi sebagai panduan Anda menggunakan template tersebut. Khusus template wordpress berbayar biasanya dilengkapi dengan dokumentasi berbentuk PDF yang secara rinci daripada template gratis. Bagi anda pengguna template gratis, carilah artikel, video atau tutorial dari pengembang untuk menjelaskan bagaimana untuk mendapatkan hasil maksimal dari tema.

9. Periksa rating & review

Periksalah rating dan review dari pengguna template tersebut. Mereka akan membagikan pengalamannya menggunakan template tersebut. Anda bisa belajar dari mereka. Semakin tinggi rating, maka semakin direkomendasikan template tersebut oleh penggunanya. Selain mengetahui review nya, anda juga bisa mengetahui bagaimana respon pengembang atas review penggunanya.

10. Tanyakan tentang compatibilitas plugin

Jangan ragu untuk mengirim pertanyaan kepada pengembang sebelum Anda memutuskan menggunakannya. Pastikan template compatible dipasangkan dengan plugin yang akan Anda gunakan. Sebagai contoh, jika Anda ingin menjalankan sebuah toko online, Anda pasti menginginkan template yang cocok dipasangkan dengan WooCommerce.


Originally published at mebiso.com on September 21, 2015.