Suka di Bidang Frontend Web? Sudahkah kalian belajar dari website ini?
Dunia web, termasuk perkembangan frontend web development, memiliki perkembangan teknologi yang cepat. Frontend web tidak hanya membahas teknologi yang akan digunakan misal: HTML, CSS, dan Javascript, selain teknologi yang dibahas ada beberapa aspek seperti Pengalaman Pengguna (User Experience), tren desain, performa, optimasi pencarian, dan masih banyak lagi. Untuk menambah pengetahuan mengenai perkembangan frontend web, saya membuat daftar website yang bisa anda gunakan sebagai referensi. Oke, Langsung saja…
1. Smashing Magazine (http://smashingmagazine.com/)
Smashing Magazine merupakan website yang membahas masalah praktik dalam desain web dan pengembangan web. Smashing magazine telah ada sejak tahun 2006. Website ini menyediakan beberapa artikel mulai dari pengembangan website, desain website, tren, user experience dan teknologi-teknologi web terbaru.

Beberapa artikel juga membahas case study desain ulang sebuah website atau aplikasi contohnya: https://www.smashingmagazine.com/2018/04/redesigning-digital-interior-design-shop/. Pada artikel tersebut dijelaskan proses desain ulang dari awal interview hingga membuat komponen-komponen yang akan digunakan dalam website toko interior. Hal ini mengajarkan kita untuk membuat desain ulang yang sesuai dengan permintaan dan tren terbaru desain.
Smashing magazine juga menyediakan beberapa “Freebies” yang bisa kita gunakan, seperti icon atau wallpaper. Icon-icon yang ditawarkan berupa satu set lengkap bertema tertentu. Inilah yang saya suka dari website Smashing Magazine menyediakan beberapa resource gratis yang bebas digunakan.
2. CSS-tricks (https://css-tricks.com/)

Css tricks tidak jauh berbeda dengan Smashing Magazine tetapi melengkapi pemahaman kita mengenai website development. Fokus yang ditampilkan pada artikel-artikel yang ada dalam Css-tricks adalah CSS, ya seperti namanya. Pembahasan CSS yang lengkap adalah nilai tambah dari website ini. Website ini juga menyediakan snippets yang berguna. Salah satu snippet yang paling saya sukai dari website ini adalah penjelasan flexbox (https://css-tricks.com/snippets/css/a-guide-to-flexbox/). Penjelasan flexbox yang mendalam cukup membantu anda dalam memahami “css flexbox”.
Selain snippet kia juga bisa melihat “almanac” yang berisi panduan penggunaan syntax CSS yang telah diurutkan secara abjad. Almanac ini berguna ketika kita lupa dalam penggunaan syntax maupun properties yang digunakan.

3. Interaction Design Foundation (https://www.interaction-design.org/)

Bagi yang ingin mendalami user experience design, anda bisa membuka website Interaction Design Foundation. Website ini pertama kali direkomendasikan oleh dosen HCI (Human Computer Interaction) seagai salah satu sumber belajar UX. Setelah saya lihat, isi dari website ini cukup lengkap dari artikel-artikel yang disediakan.
Selain itu banyak artikel mengenai UX yang menarik untuk didalami dan diimplementasikan pada website yang akan kita buat. Artikel yang ada pada website ini seperti metode design thinking, pola interaksi user, persona, dan lain sebagainya.
Website ini memiliki course yang tentunya berbayar jika anda mau silakan ikuti course-nya.
4. Syntax.fm (Podcast)
Anda tidak suka baca? Anda di dalam bus pusing kalau membaca? Saya sarankan anda mencoba podcast. Podcast seperti siaran radio yang memiliki pembahasan menarik tergantung tema yang anda pilih. Podcast favorit saya dalam bidang frontend yaitu syntax.fm. Keuntungan podcast adalah anda tidak perlu membaca, cukup mendengarkan saja dari perangkat audio saja.

Syntax merupakan podcast yang dikelola oleh Wes Bos yang merupakan seorang full stack Javascript Developer dan dibantu rekannya Scott Tolinski seorang developer. Pembahasan podcast ini seputar web development tapi yang lebih sering saya dengarkan khusus bertema frontend seperti React, API, PWA, dan sebagainya.
Podcast ini dibawakan dengan bahasa Inggris yang mudah dipahami dan dibawa dengan pembawaan santai oleh Wes Bos dan partnernya, Scott. Saya suka mendengarkan podcast ini ketika sedang berada di Bus, cukup menyenangkan mendengarkan podcast ini.
5. Inspirasi
Jika anda yang suka melakukan ATM (Amati-Tiru-Modifikasi) mungkin salah satu website ini sangat anda sukai. Saya berikan tiga rekomendasi website yang biasanya saya gunakan untuk mencari referensi desain website sebagai berikut:
a. Awwwards (https://www.awwwards.com/)

A meeting point, where digital design professionals from across the globe find inspiration, impart knowledge and experience, connect, and share constructive, respectful critiques. “Always questioning”, “always evolving”.
Awwwards merupakan website yang digunakan untuk memamerkan hasil desain website. Awwwards juga menyediakan fitur penilaian website dari juri yang telah ditentukan oleh Awwwards. Anda bisa melihat website yang keren, artistik, dan modern di sini.
Apakah anda sudah pernah memasukkan karya anda disini?
b. Behance (https://www.behance.net/)

Behance merupakan website komunitas untuk membagikan karya seni, mulai dari desain interior, desain produk, desain grafis, dan lainnya. Behance juga banyak menyajikan desain-desain website yang dibuat oleh penggunanya. Hasil website yang diunggah oleh pengguna sangat bagus, simple, dan modern.
c. Dribbble (https://dribbble.com/)

Dribbble is a place to show and tell, promote, discover, and explore design.
What are you working on? Dribbble is a community of designers answering that question each day. Web designers, graphic designers, illustrators, icon artists, typographers, logo designers, and other creative types share small screenshots (shots) that show their work, process, and current projects.
Dribbble sama seperti Behance berupa komunitas yang menyediakan platform sesama desainer berbagi proyek dan screenshots karya mereka. Desain yang ada di Dribbble menurut saya secara subyektif lebih bagus dari pada yang ada di Behance entah bagaimana menurut anda.
Kesimpulan
Dunia frontend web sangatlah luas. Kita akan semakin tertinggal jika kita jarang mengeksplorasi ilmu-ilmu terbaru, best practice, tips and tricks, dan teknologi terbaru. Hal yang saya sampaikan diatas berupa subyektifitas pandangan saya.
Jika anda memiliki hal menarik untuk dibagikan mengenai frontend web development, anda bisa membagikannya melalui kolom komentar. Terimakasih.
