Pengalaman Public Speaking Pertama Bersama Malang PHP User Group

Bulan Mei tepatnya tanggal delapan kemarin, saya mendapat pengalaman baru yang sangat berkesan. Saya diberi kesempatan untuk mengisi acara meetup bulanan komunitas Malang PHP User Group yang biasa diselanggaran di kantor Digital Lounge Malang (DiLo).

Momen ini tentu sangat spesial terhadap diri saya pribadi karena ini adalah pertama kalinya saya berbicara di depan umum dan bisa sharing secara langsung.

Bagi teman-teman yang telah lebih dulu berpengalaman terkait public speaking pasti telah terbiasa dan bukan menjadi masalah. Namun untuk saya yang belum pernah merasakan, tentu ada rasa takut saat diminta untuk mengisi suatu acara. Selain karena teknik penyampaian, saya juga menyadari bahwa pengetahuan saya belum banyak. Dua hal tersebut yang sebenarnya saya khawatirkan. Tapi kembali lagi ke tujuan awal, saya anggap ini belajar. Apalagi ini komunitas, tempat untuk berdiskusi dan bertukar pengetahuan. Jadi saya pikir engga ada masalah dan lebih bagus bila ada banyak masukan atau koreksi dari yang lain. Mungkin berbeda cerita bila yang diisi adalah acara seperti workshop, pelatihan atau kursus yang membutuhkan tutor berkompeten. Tentu saja saya belum layak.

Peserta meetup yang hadir di luar ekspektasi saya. Peserta jauh lebih banyak bila dibanding bulan-bulan sebelumnya. Ruang yang telah disediakan pun terisi penuh bahkan ada beberapa yang duduk di lantai karena tidak kebagian tempat. Terus terang saya deg-degan, hehe.

Tema yang saya bawakan seputar eloquent relationship, salah satu fitur menarik yang datang dengan Laravel. Kira-kira lima macam relasi yang saya masukkan ke dalam slide presentasi. Saya mencoba membuat slide yang simpel dengan contoh kasus yang mudah dipahami.

Di awal presentasi saya menyadari pembawaan saya terkesan kaku. Tidak sedikit saya mengucapkan ‘eee..’ yang terselip dalam beberapa kalimat. Rasa grogi benar-benar timbul. Lambat laun saya mulai terbiasa dan rasa grogi pelan-pelan menghilang. Terus terang, tatapan audien yang sebenarnya membuat saya grogi, haha.

Setelah semua bagian dalam slide telah saya sampaikan, saya membuka teks editor untuk sedikit mendemokan sesuai materi dalam presentasi. Saya pikir dengan praktik ngoding secara langsung bisa lebih mudah untuk memahami.

Presentasi akhirnya selesai dan dilanjutkan dengan sesi diskusi terkait dengan materi yang telah disampaikan. Sejujurnya bagian ini yang agak mengusik saya karena menimbulkan pikiran negatif misalnya, “bakalan bisa jawab engga ya..”

Pertanyaan yang masuk pun lumayan. Alhamdulillah saya dapat mengikuti arah pertanyaan dan menjawabnya. Saya juga dibantu teman-teman untuk menjawab dan menambahi karena sebenarnya ini komunitas yang sangat tepat untuk bertukar pengetahuan. Terasa sangat lega karena tidak semengerikan yang dibayangkan sebelumnya.

Kira-kira sekitar pukul sembilan malam acara selesai. Saya sangat bersyukur bisa berbagi dan mendapat pengalaman baru yang luar biasa. Terima kasih, teman-teman.