Kindle Paperwhite — Gadget buat yang hobi baca buku

Sekitar awal Juni 2018, saya memutuskan untuk membeli buku-buku baru karena udah mupeng banget, terutama buku tentang finance dari bisikan-bisikan dari founder Jouska Indonesia. Setelah beli, sengaja saya update di insta story (memang agak narsis 😬). Next, salah satu temen mengirimkan pesan (Direct Message) dan merekomendasikan satu gadget yang harus dimiliki sebagai seorang avid reader. Yup, that was Kindle.

Rasa penasaran saya dengan Kindle semakin lama semakin meningkat. Akhirnya saya putuskan untuk riset kecil-kecilan tentang kindle, dari harga sampe buku yang tersedia di Kindle. Well, sebenernya Kindle merupakan produk dari Amazon. Kemudian ada berbagai macam model Kindle pula yang di produksi oleh Amazon. Silakan intip disini untuk selengkapnya. Ternyata, setelah menimbang-nimbang secara obyektif tentang kindle, akhirnya saya putuskan untuk beli Kindle.

Cerita singkatnya saya beli Kindle sampai disini dulu. Selanjutnya, saya akan review sedikit tentang Kindle Paperwhite ini.

Kindle adalah produk buatan amazon yang berfungsi untuk membaca buku-buku elektronik (e-reader). Kindle yang saya beli adalah Kindle Paperwhite 7th Generation, 3rd Edition keluaran tahun 2015. Saya membeli Kindle Paperwhite di salah satu seller di Tokopedia. Sila cek disini. Harga Kindle Paperwhite yang saya beli ini yaitu Rp 2.069.000 dan tidak termasuk case.

Produk yang saya beli ini original. Seller di tokopedia yang saya sebutkan sebelumnya merupakan top seller. Jadi, jangan ragu kalo pengen beli di seller tadi. Saya sudah membuktikannya. Berikut ini spesifikasi dari Kindle Paperwhite:

  • Kapasitas Memori internal nya 4 GB
  • Layar 6 inci
  • Built-in Light
  • Koneksi Wifi
  • Includes Ads

Saat membeli Kindle ini, kita hanya akan mendapatkan kelengkapan berupa Kindle Paperwhite dan kabel USB untuk charging dan memindahkan data. Jadi ga dapet kepala charger.


Overall, saya puas dengan produk ini.

Memori internal yang kapasitasnya hanya 4 GB, saya rasa lebih dari cukup untuk menampung banyak ebooks. Apabila rata-rata satu ebook membutuhkan memori 4 MB, kira-kira Kindle Paperwhite ini dapat menampung sampai 1000 ebooks. Kemudian layar 6 inci yang dilengkapi dengan Built-in Light sangat pas untuk membaca. Kalo kita lagi pengen baca di tepat yang gelap, tinggal pake Built-in Light ini tanpa harus mencari sumber cahaya lain. Layar milik Kindle berbeda dengan layar pada smartphone kita. Layar ini mempunyai desain yang tidak membuat mata kita cepat lelah seperti layar ponsel pintar.

Layar pada Kindle Paperwhite yang tidak membuat mata kita lelah saat membaca.

Kindle Paperwhite ini menggunakan Wifi. Amazon juga memproduksi versi Kindle yang mempunyai fitur Free Cellular Connectivity. Kindle dengan fitur tersebut dapat terkoneksi internet 3G gratis sesuai dengan cakupan koneksi yang disediakan oleh Amazon. Namun saya lebih memilih fitur dengan Wifi saja karena tidak selalu membutuhkan koneksi internet untuk membaca buku-buku di Kindle.

Kindle Paperwhite milik saya ini Includes Ads. Artinya, Kindle ini akan menampilkan iklan yang hanya akan muncul saat Kindle dalam posisi terkunci serta di layar bagian bawah saat kita sedang mengakses menu di Kindle. Jadi tidak akan ada iklan yang muncul saat kita sedang membaca. Menurut saya sendiri, iklan ini sebenarnya tidak terlalu menganggu. Amazon juga menyediakan versi Kindle yang bebas iklan jika teman-teman berminat mengenai versi tanpa iklan.

Iklan dari Amazon mengenai produk-produk Kindle. Iklan ini yang muncul saat gadget sedang terkunci (lock). Iklan tidak muncul saat kita membaca.

Bagaimana dengan daya tahan baterai?

Baterai Kindle Paperwhite awet 👍🏾. Kindle ini mampu tahan selama seminggu dengan setting light ke posisi kecerahan 7 dan Airplane Mode diaktifkan. Rata-rata saya membaca dengan jangka waktu 2–3 jam. Agar baterai semakin awet, selalu pakai kepala charger yang sesuai dengan kapasitas input Kindle Paperwhite.


Saat sedang membaca di Kindle, kita bisa menyesuaikan besar kecilnya font hingga posisi baca landscape atau portrait. Kemudian fitur yang bagus menurut saya adalah highlight dan dictionary. Kita bisa menandai (highlight) kalimat-kalimat penting pada buku, atau memberikan bookmark di halaman tertentu. Fitur dictionary juga sangat membantu. Apabila kita menemukan kata-kata yang tidak kita mengerti, kita bisa mencarinya di kamus bawaan yg ada di Kindle, atau di Wikipedia apabila kita terhubung ke internet.

Buku apa saja yang tersedia untuk Kindle? Yang pertama, ebook dari amazon dengan format Kindle (epub), lalu format-format lain seperti mobi dan pdf juga bisa dibaca di Kindle.


Alright. Menurut saya, Kindle ini gadget yang sangat oke untuk para avid reader atau yang gemar membaca buku. Beratnya yang ringan (sekitar 200 g), bentuknya yang tidak terlalu besar, dan baterai tahan lama sangat cocok buat saya yang ingin tetap membaca buku saat berpergian atau traveling tanpa harus repot membawa banyak buku. Jadi lebih ringkas. Perfect package. You won’t be disappointed.