Google for Publisher Indonesia: Saatnya Publisher Berikan ‘Experience’ Baik bagi User

Setelah sukses di Jakarta, dan Bandung, Google for Publisher Indonesia kembali digelar wilayah lain, tepatnya di Kota Surabaya. Acara yang berlangsung kemarin, (13/12), di Hotel Santika Premiere Surabaya itu menyajikan materi menarik langsung dari para expert Google.

Tidak ketinggalan, perwakilan tim visual Vascomm bersama rekan dari web development Branchless, ikut serta menghadiri event bergengsi tersebut. Mayoritas para peserta yang hadir didominasi oleh kalangan pria mulai remaja hingga yang sudah berumur. Profesinya pun beragam, mulai dari blogger atau web master, web developer, pegiat IT, startup, entepreneur, dan komunitas melek digital di Surabaya.

Sharing session kali itu memaparkan 4 materi yang sebenarnya saling berkaitan. Sejatinya, seorang web creator alias #publisher harus mampu memberikan ‘experience’ yang baik bagi para pengguna. Tujuannya jelas agar user ‘betah’ berlama-lama berselancar di halaman web kita tanpa gangguan mengintai. Seperti tampilan laman begitu lemot, penuh dengan iklan yang sangat mengganggu, dan kualitas konten buruk.

Yohan Totting, Web Developer Relations Google, menyatakan bahwa saat ini website mampu menyajikan tampilan user friendly layaknya android. Meski demikian, tidak dipungkiri fakta menunjukkan bahwa sebagian besar user melakukan browsing informasi dan aktivitas online lainnya melalui ponsel pintar. Ini merupakan tren masyarakat digital yang perlahan merubah kebiasaan aktivitas fisiknya menjadi online.

Bagi seorang publisher, tampilan menarik dari sebuah aplikasi, ditambah dengan ketepatan staregi optimasi dan kualitas konten, akan memberikan ‘user experience’ yang baik. Poin ini secara tidak langsung berpengaruh ke tingkat konversi atau pencapaian REVENUE.

Selain nyaman, melindungi situs dan pengguna menjadi poin penting lain yang dibahas dalam pertemuan lalu. Bahasan ini penting utamanya untuk situs e-commerce yang menyediakan layanan kartu kredit, atau mereka yang bergerak di layanan Fintech seperti branchless, salah satu inkubator dari Vascomm Solusi Teknologi.

Untuk melindungi dari serangan malware dan peretasan situs, Aldrich Christopher, Webmaster Search Outreach Google, menuturkan beberapa strateginya. Diantaranya memanfaatkan layanan search console dari Google, memintah jaringan ke https://, rajin mengupdate browser terbaru, melakukan backup, dan share.

Pertemuan yang berlangsung mulai pagi hingga sore hari itu memberikan tambahan knowledge, tentang search console, Adsense, AMP dan PWA. Begitu pula dengan tim Vascomm dan Branchless yang juga menikmati sharing session itu untuk pengembangan bisnis kami berikutnya.