-Perseverance is the foundation of all actions-
Kutipan di atas berasal dari Lao Tzu, seorang filsuf dari daratan Cina yang hidup di dinasti Zhou. Kutipan tersebut kurang lebih berarti bahwa kegigihan merupakan dasar dari segala kemajuan. Dalam melaksanakan sesuatu untuk mencapai cita-cita kita, dibutuhkan ketekunan dan kerja keras. Layaknya setetes air yang lama-kelamaan akan dapat melubangi sebuah batu yang keras, demikian pula halnya apabila kita terus berusaha sekuat tenaga untuk menggapai mimpi kita, niscaya kita akan dapat merealisasikan mimpi kita tersebut.
Kita tidak boleh mudah menyerah apabila menemukan kegagalan. Hari ini gagal, esok kita coba lagi dengan cara yang berbeda. Esok kembali gagal, lusa kita lakukan dengan metode yang berbeda. Kita lakukan terus-menerus dengan cara dan metode yang berbeda sampai akhirnya kita dapat menemukan jalan menuju kesuksesan.
Ketekunan mensyaratkan hati yang sabar, tawakal, dan ikhlas. Kesabaran, tawakal, dan ikhlas yang menjadi penyemangat manakala kekecewaan dan kepahitan datang silih berganti lantaran kegagalan terus menerpa. Kegigihan itu juga harus ditopang dengan keyakinan bahwa kita akan dapat meraih kesuksesan. Keyakinan inilah yang dapat membuat kita melakukan hal-hal yang dianggap tidak mungkin menjadi mungkin.
Prinsip sederhana yang dapat melandasi kehidupan kita semua adalah, hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini. Semoga kegigihan dan ketekunan dapat mengantar kita menuju gerbang kesuksesan.