Menyimpan Rasa

Tiap-tiap hari aku menunggu
Takut akan usaha ku menjadi kabur dan terbengkalai
Mencoba merayumu itu sulit
Membuat mu melirik tak ada mudahnya

Tiap-tiap aku membuka topik
Terasa seperti kopi pahit hasil grind sendiri
Tak nyaman, tidak pun sedap
Walau masih bisa di nikmati sedikit, ya sedikit

Tapi sampai saat ini pun aku masih berfikir
Apakah kamu sepadan atas apa yang ku lakukan
Apa kau tau aku punya tindakan perjuangan
Karna menurutku tidak

Dan sampai sekarang pun aku berharap
Ada satu diantara teman mu yang berbisik
Di telinga lebar dan kotor ku ini
Bahwa kau menyimpan rasa hanya padaku

Show your support

Clapping shows how much you appreciated Cahyadi Firdaus’s story.