Tak Semua Jawab

Kita yang pernah berbalut resah, yang tak henti bertanya dan mencari jawab. Aku meledak pada dimensi imaji. Yang melahirkan kata-kata tak tentu. Membuatnya tak berujung.

Aku lelah dengan angka-angka yang membuat isi otakku rumit. Hingga kata-kata menjadi tumbal sebuah kesesakkan. Semoga rangkaian angka tak membuat sesat isi kepala. Lamat, lentera membuat silau pandangan yang melepas kaca mata. Kabur. Lebur. Bergemuruh tak tentu.

Ah, aku lupa. Aku lupa. Bahwa jawaban pertanyaan terkadang tidak melulu bersama rumitnya di dalam otak. Jawaban-jawaban tak semua hadir dalam pandangan kaca kita. Namun, ia menginginkan kedekatan hati bersama Tuhan. Lalu kemanakah resahmu bermuara selama ini? Jangan tanya aku! Kita pernah berada di kebingungan yang sejajar.

— 13 September 2017

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.