Hypophrenia

Canopus Story
Sep 3, 2018 · 2 min read

Untuk sebuah tulisan tanggapan , rasanya tulisan ini sudah sangat terlambat. Tapi tak apalah, lebih baik tersampaikan, daripada menjadi usang di draft evernote.

'Hypophrenia', Kata-kata asing yang baru kudengar, walaupun aku memang pernah sekilas membacanya di laman twittermu, hihi... :). aku tak tau itu ditujukan untuk siapa

Setelah membaca kisah-kisah orang yang mengalaminya di blog antah berantah, dan sepertinya memang sedikit jurnal ataupun penelitian yang membahas tentang hal ini, dan jujur saja sampai saat ini aku belum menemukan tulisan ilmiah terkait hal ini. Bagaimanapun, Hypophrenia rasanya memang terlalu absurd untuk dijelaskan ke orang lain. Ia tak mengikuti hukum sebab akibat, Aku saja baru paham ada kondisi seperti itu.

Aku hanya membayangkan, kamu mungkin sering mengalami perubahan mood yang kadang tiba-tiba lalu mengalami kesedihan tanpa tau alasannya. Aku tak paham apa yang menjadi penyebabnya, Entah masa lalu pahit apa yang telah kamu alami, Pengalaman buruk apa yang sampai membekas di memori bawah sadarmu sampai-sampai tak terlupakan, atau entah siapa seseorang yang membuatmu benar-benar merasa sangat kehilangan.

Tapi apapun keadaannya, segala hal akan memiliki makna yang berbeda bila dipandang dari sisi yang lain. Mungkin saja, Sang Pencipta mengujimu untuk menjadi manusia terbaik, yang mampu mengokohkan dasar iman menembus batas fisik, fikiran, indera, maupun ruang dan waktu. Karena memang manusia-manusia terbaik tidak dilahirkan dari upaya-upaya yang sedikit bukan ?

Aku bukanlah dokter atau psikiater yang bisa memberikanmu jalan keluar atas permasalahan ini. Aku hanya mampu berdo'a agar kamu mampu melewati hal ini, menembus batas keimanan, untuk menemukan kualitas diri yang terbaik.

Sejujurnya Aku hanya khawatir, aku tak terlalu tau banyak tentangmu. Tapi seperti dalam tulisanmu, trauma itu akan hilang dengan pendampingan keluarga terdekatmu ataupun mungkin seseorang yang tepat bagimu. Seseorang yang akan menghabiskan hari tua bersamamu, untuk menghabiskan hari-hari berdua bersama, mengukir memori-memori indah di sepanjang perjalanan.

Yah Mungkin, Kalau ini benar terjadi
Adegan ini sama dramatiknya dengan adegan dalam drama-drama korea, Seperti Adegan Lee Young Joon yang berhasil menyembuhkan traumanya yang bertahun-bertahun setelah bertemu kekasih pujaannya Kim Mi So,.... Hmmm benar2 haru. Apalagi cerita mereka memang benar-benar romantis dan penuh gelak tawa.

Semoga kamu baik-baik saja, Bersabarlah.
Semoga kamu segera menemukan orang yang tepat itu. Entah siapapun orangnya

Semangat berjuang juga untuk skripsimu :)

    Canopus Story

    Written by