Seperti Bunga Matahari

A: "Hai, masih bisa berdiri dan akan terus bertahan untukku?"
A: "Tolong jawab 'Ya' Ku mohon."
B: "Ya, meragukan ku lagi?"
A: "Tidak. Kamu berani. Itu yang aku suka darimu."
B: "..."
A: "Karena, hmm... kamu lihat tidak bunga-bunga yang mengumpat itu. Kelihatannya indah-"
B: "Bahkan bisa saja lebih indah dariku"
A: "Benar juga"
B: "Lalu mengapa kau---"
A: "-ah, Entahlah"
B: "Bunga itu mengumpat mungkin karena tidak ingin mengecewakanmu"
A: "Dia sama sepertimu, indah. Mana mungkin bisa mengecewakanku"
B: "Lihat, bunga yang mungkin bisa dikatakan layu saja bisa membuat hatimu kecewa, hanya dengan melihatnya saja. Benar bukan?"
A: "Iya, terlihat sangat menyedihkan"
B: "Apa lagi yang indah"
A: "tidak ada niatan untuk mengecewakanku bukan?"
B: "Tentu saja tidak"
A: "..."
A: "ya kamu benar. Tapi dari situ akan muncul tamaman baru. Dan akan jauh lebih indah"
B: "Tapi tidak akan mengalahkan bunga yang pertama kamu lihat"
A: "seperti?"
B: "saya?"
01 juli 2018
