source : http://www.suicide.org/international-suicide-statistics.html

Terlalu banyak, terlalu sering dalam lingkup sosial kita, kesendirian dianggap sebagai ketidakmampuan dan ketidakberhasilan dari menjalani hidup. Media massa menyarankan kita untuk hidup berpasangan dan hidup mesra dengan pasangan kita tanpa menceritakan secara gamblang tujuan dari berelasi tersebut.

Interdependensi menjadi suatu keharusan hidup seorang manusia. Manusia adalah mahluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri. Jargon itu digunakan hingga kebermaknaannya pudar ditelan euforia.

Over 90 percent of people who die by suicide have a mental illness at the time of their death. And the most common mental illness is depression, some of them :

  • The death of a loved one.
  • A divorce, separation, or breakup of a relationship.
  • Losing custody of children, or feeling that a child custody decision is not fair.
  • A serious loss, such as a loss of a job, house, or money.
  • A serious illness.
  • A terminal illness.
  • A serious accident.
  • Chronic physical pain.
  • Intense emotional pain.
  • Loss of hope.
  • Being victimized (domestic violence, rape, assault, etc).
  • A loved one being victimized (child murder, child molestation, kidnapping, murder, rape, assault, etc.).
  • Physical abuse.
  • Verbal abuse.
  • Sexual abuse.
  • Unresolved abuse (of any kind) from the past.
  • Feeling “trapped” in a situation perceived as negative.
  • Feeling that things will never “get better.”
  • Feeling helpless.
  • Serious legal problems, such as criminal prosecution or incarceration.
  • Feeling “taken advantage of.”
  • Inability to deal with a perceived “humiliating” situation.
  • Inability to deal with a perceived “failure.”
  • Alcohol abuse.
  • Drug abuse.
  • A feeling of not being accepted by family, friends, or society.
  • A horrible disappointment.
  • Feeling like one has not lived up to his or her high expectations or those of another.
  • Bullying. (Adults, as well as children, can be bullied.)
  • Low self-esteem. — source : http://www.suicide.org/suicide-causes.html

Aku tidak setuju ketika depresi disebut sebagai kelainan mental, semua itu berakar dari pikiran anda. Ketika poin-poin tersebut diamati, saya dapat menimbulkan sesuatu yang menjadikan alasan bunuh diri itu ada.

Yakni : butuh akan rasa sayang ataupun perhatian.

.

.

.

.

.

Butuh? Kenapa manusia harus meminta rasa sayang itu dari orang lain. Ini. INILAH YANG MENJADI SUMBER MASALAH, Ketidak mampuan manusia untuk bersyukur. Kita sudah teralu terbiasa untuk menerima karna kita sudah memberi. Kita sudah terbiasa untuk mendapatkan apresiasi dan rekoknisi sebagai sumber dari usaha kita. Semua media sosial kita menggunakan sistem tersebut, ketika semakin banyak hasil apresiasi yang kita dapat maka semakin berharga juga ide, anda, di dalam dunia. Kita menjadi lupa bahwa kemampuan untuk menghasilkan ide, kehadiran anda di dunia saja sudah merupakan anugerah yang paling besar yang bisa disyukuri.

Kita kecanduan, berekspektasi untuk mendapat rasa balas.

Berbicara lebih jauh lagi, jika sebelumnya saya mengemukakan pendapat mengenai kondisi orang-orang yang tidak tahan mendapat rasa sayang balasan. Mari bahas lebih lanjut lagi bahwa ini bukan sekedar masalah sistemik dari dunia ini.

Masa lalu. Kata orang sejarah itu penting karena dengan sejarah kita bisa membentuk masa depan. Lalu bagaimana dengan orang-orang dengan sejarah yang buruk? Dengan masa lalu yang memberikan trauma dan luka dalam yang terus membekas hingga sekarang. Luka yang dibawa sampai sekarang dan secara tak sengaja memberi luka pada orang lain juga. Bagaimana? Sejarah sudah terjadi. Anda akan hidup bersamanya, tidak ada kata lari dari ini.

Waktu masi bayi kita membutuhkan asi untuk hidup, kita butuh diajarkan kasih sayang kepada orang-orang agar kelak ketika besar kita bisa melakukannya. Namun tidak semua orang tumbuh besar dalam keluarga harmonis dan bahagia. Banyak anak kecil yang harus merasakan dinginnya besi rel kereta api di kala malam, banyak anak-anak yang dicaci maki oleh ibu/ayahnya dengan perkataan tidak pantas, ditinggalkan ayah/ibunya karna pertikaian. Mereka tidak hidup dengan percontohan yang baik untuk memberi kasih. Dan ini terjadi tidak seminggu, tapi belasan tahun hidup seseorang atau bahkan selamanya.


Manusia tidak dapat menghentikan apa yang muncul dalam pikirannya. Ketika menyadari bahwa dirinya kurang mendapat kasih sayang, tindakan yang dilaukan bukan berlandaskan pada kemauan untuk memberikan kebahagiaan dan kebermanfaatan. Melainkan untuk mendapat perhatian. Ketika perhatian tersebut tidak didapat, atau dirasa kurang. Krisis eksistensial tersebut akan menggerogoti, jika parah dia akan kehilangan maknanya dan memutuskan secara pikiran pendek untuk mengakhirinya.

Orang-orang merokok bukan untuk mendapat perhatian, tetapi untuk mendapat rekoknisi bahwa dia adalah orang yang easygoing sehingga mau diajak mengobrol dengan orang. Minum-minum juga bukan untuk kesehatan dari manusia itu sendiri, namun untuk mendapat perhatian dari orang lain bahwa kita mendapat respon perhatian yang cukup ketika kita membutuhkannya. ITU SEMUA FANA!


Hiduplah untuk tujuan besar yang muncul dari diri kita sendiri. Lagu-lagu artis-artis kita sering menyenandungkan, bahwa kita bergantung sekali dengan orang lain, cant live without him/her, you’re my everything. BODOH!

Ketika anda hidup karena bergantung dengan orang lain, maka yang muncul dari anda adalah perasaan ekspektasi untuk mendapat balasan dari orang tempat anda bergantung. Ketergantungan ini bisa ditarik lagi dengan perkataan saya pada bagian pertama dan kedua tulisan ini.

Carilah, dan nikmati hidup yang anda rencanakan. Pasangan ini harus saling melengkapi? Memangnya sebegitu kekurangannya kah seorang manusia diciptakan Tuhan sehingga harus manusia itu sendiri yang menyempurnakannya? Jika anda berpasangan jadilah pasangan yang seimbang dan setara. Seimbang untuk mengusahakan hidup baik dan benar, serta mendukung satu sama lain.

Di dalam dunia yang semakin tua ini, kita juga harus semakin dewasa. Dasar fundamental dari penciptaan manusia adalah untuk mewujudnyatakan kasih. Anda sendiri yang harus mencipta itu. Beri kasih sayang kepada setiap orang, dan itu cukup. Tidak perlu mengharapkan kembali. Jika anda merasa kurang diperhatikan, anda tau perasaan sakit itu belasan tahun lamanya. Bagikan rasa perhatian itu kepada semua orang, bahagiakan dan ciptakan senyum ataupun pandangan mata kepada anda saja itu sudah cukup. Hidup manusia di dunia bukan untuk dilayani toh, tapi untuk melayani.

Belajar bersyukur tidak bisa diucapan saja, coba wujudnyatakan dalam kegiatan-kegiatan sehari-hari. Sekarang saya memutuskan untuk membuat diary kembali. Dalam buku itu saya menuliskan segala momen-momen yang membuat saya bersyukur, segala momen kesalahan yang saya buat untuk dikoreksi, serta di penghujung mendoakan segala orang-orang yang telah berpapasan dengan saya semuanya.

“hidup anda berharga” sepertinya sudah overused. Coba begini saja : hidup anda berharga. MEMANG BEGITU. Segala potensi yang setiap orang miliki itu layaknya amunisi/barang-barang yang tersimpan di dalam gudang menunggu untuk memberi manfaat kepada orang lain. Try learn to be selfless by talking about yourself less.

Kepada setiap orang yang mengenal dan mengetahui orang-orang yang berjuang seperti ini. Coba jangan manjakan mereka, didik dan latih agar mampu berdiri sendiri, namun tetap dengan kasih sayang. Dan ingat dalam prosesnya, buat mereka mandiri, usahakan tidak menjadi bergantung sepenuhnya terhadap nasihat anda. Perubahan pikiran dan mindset itu yang kita kejar.

Pada penghujung tulisan ini, mari tidak memberi stigma terhadap teman-teman kita yang harus pergi karena bunuh diri. Cobalah menjadi orang-orang yang baik. Yang selalu mewujudkan cinta kasih dimanapun kita berada.

Berikut terdapat lagu yang menanti, bagi anda-anda yang sudah berjuang :

“Glorious”
(feat. Skylar Grey)

[Macklemore:]
You know I’m back like I never left
Another sprint, another step
Another day, another breath
Been chasing dreams, but I never slept
I got a new attitude and a lease on life
And some peace of mind
Seek and I find I can sleep when I die
Wanna piece of the pie, grab the keys to the ride
And shit I’m straight
I’m on my wave, I’m on my wave
Get out my wake, I’m running late, what can I say?
I heard you die twice, once when they bury you in the grave
And the second time is the last time that somebody mentions your name
So when I leave here on this earth, did I take more than I gave?
Did I look out for the people or did I do it all for fame?
Legend it’s exodus searching for euphoria
Trudging through the mud to find the present, no ignoring us
Got 20,000 deep off in the street like we some warriors
My mama told me never bow your head, woo!

[Skylar Grey:]
I feel glorious, glorious
Got a chance to start again
I was born for this, born for this
It’s who I am, how could I forget?
I made it through the darkest part of the night
And now I see the sunrise
Now I feel glorious, glorious
I feel glorious, glorious

[Macklemore:]
I’m feeling glorious
The crib looking Victorian (oh yes it is)
You know that we been going in
Since we hopped out that Delorean (Delorean, yeah we win)
En garde, things are just things
They don’t make you who you are
Can’t pack up a U-Haul and take it with you when you’re gone
We posted on the porch, my family’s glasses to the stars
My grandma smiling down on me like woo, that boy got bars
Okay, okay, yes I do
I said amen and hallelujah, let me testify too
Another morning, a morning, don’t let self get in my way
I got my breath, I got my faith and I remember why I came

[Skylar Grey:]
I feel glorious, glorious
Got a chance to start again
I was born for this, born for this
It’s who I am, how could I forget?
I made it through the darkest part of the night
And now I see the sunrise
Now I feel glorious, glorious
I feel glorious, glorious

We gon’ be alright, put that on my life
When I open my eyes, hope I see you shine
We’re planting a flag they don’t understand
The world is up for grabs
We gon’ be alright, put that on my life
When I open my eyes, hope I see you shine
We’re planting a flag they don’t understand
The world is up for grabs

I feel glorious, glorious
Got a chance to start again
I was born for this, born for this
It’s who I am, how could I forget?
I made it through the darkest part of the night
And now I see the sunrise
Now I feel glorious, glorious
I feel glorious, glorious

#loveisunconditional
#regain

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade