Aug 8, 2017 · 1 min read
Halo Bu salam kenal. Betul, masalah hidup berkeluarga, saya merasa ada perbedaan kultur. Jangankan ibu yang bekerja. Untuk hidup berumah tangga saja banyak orang di sana yang khawatir tidak bisa fokus ke karir karena ada komitmen. Sampai muncul istilah “marry your company”. Tapi tidak sedikit juga yang berkeluarga dan jadi family guy. Untuk perusahaan besar yang ngembangin produk sendiri memang tidak bisa berkreasi sebebas agency dengan banyak klien. Apresiasi biasanya lebih ke performance daripada karya. Karena memang output biasanya karya bersama.