o, melankolia
kau runcing membunuh aku
dalam puisi ini

adakah tuhan mencipta melankolia demi rasa sedih yang kesepian?

aku ingin menulis puisi
menerbitkannya ke dadamu yang penuh dengan mata kekasihmu

o, melankolia
gara-gara kau kutemui aku yang bukan aku
bahagia kalang-kabut, bersembunyi

o, melankolia sungguh besar kuasamu dalam aku
aku sampai menggigil ketakutan membunuhmu

o, melankolia
betapa besar kuasamu dalam aku
kau mendekatkanku pada yang asing
menjauhkanku dari yang dekat

aku menulis puisi ini
menghamba pada melankolia yang lapar luka
aku menulis puisi ini
yang hanya terbit di dadaku
yang penuh matamu

Show your support

Clapping shows how much you appreciated Siska Permata Sastra’s story.