Tentang Pak Ena

Enter your name
Nov 8 · 2 min read

Berkumpul dengan orang baik membuatmu inin menjadi lebih baik.

Hari ini, aku bertemu dengan Pak Ena. Bu Lusi bilang, Pak Ena akan menjadi pendamping penelitianku. Aku dipersilahkan untuk bertemu dengan Pak Ena. Bertemu dengan orang baru adalah hal menyenangkan bagiku. Kau melihat another human dengan segala keunikannya.

Sudah lama sekali aku tidak bicara dengan orang baru. Mengingat fase kehidupanku sekarang sedang terbangun dari tidur atau kembali berjalan lagi setelah sekian lama diam dan sedih. Sehingga hidupku itu-itu saja, jarang sekali berinteraksi dengan orang baru, seperti dulu, seperti jaman kuliah, dimana ada banyak tugas observasi yang mempertemukanmu dengan orang baru.

Aku bertemu dengan Pak Ena, Pak Ena menyambutku dengan ramah. Sesekali melucu, tapi tetap tegas dan serius. Itu yang aku kagum dari Pak Ena, Pak Ena bisa serius dan melucu diwaktu yang bersamaan. Pak Ena banyak memberiku masukan dan saran. Aku banyak belajar dari Pak Ena, mulai dari gaya bicara, gaya menyampaikan pendapat/nasihat, gaya bercanda.

Bertemu dengan Pak Ena, aku seketika ingin menjadi orang yang lebih baik lagi. It’s amazing when you wanna make some changes in your life just because you see and feel the beauty in others that make you realize that human supposed to do so.

Pak Ena adalah Kepala Bagian Layanan.

Aku menjelaskan kepada Pak Ena informan yang harus aku wawancarai, Pak Ena memberiku saran siapa yang harus aku wawancarai, memberiku opsi orang-orang. Lantas karena aku belum mengenal orang-orangnya, aku bertanya pada Pak Ena, baiknya siapa menurut Bapak yang dapat membantuku untuk meluangkan waktunya memberikan data/informasi yang kuperlukan, Pak Ena memberi saran, aku mengiyakan karena saran dari Pak Ena pasti yang terbaik. Pak Ena pasti telah mempertimbangkan saran yang beliau berikan padaku. Pak Ena mempersilahkan aku untuk membuat janji dengan orang-orang yang telah aku tentukan.

Aku membutuhkan 6 orang informan.

Pergilah aku, ke beberapa ruangan, bertanya dan menunggu untuk kemudian disambut dengan baik oleh orang-orang yang hendak aku temui, menanyakan kesediaan, dan membuat janji untuk melakukan wawancara.

Tinggal satu lagi yang belum aku tanyai, yakni kepala bagian layanan.

Aku baru tau Pak Ena kepala bagian layanan dari bidang informasi saat aku hendak bertanya kepala bidang lainnya.

Saat selesai membuat janji dengan 4 orang informan, tinggal Pak Ena dan mbak Sarah (mbak Sarah sedang ada keperluan dengan atasan).

Aku ke ruangan Pak Ena, dan seketika saja aku tertawa (Aku tertawa, refleks. Aku merasakan otot wajahku tidak kaku lagi.) Pak Ena sepertinya sudah mengerti mengapa aku tertawa. Pak Ena juga ikut tertawa.

“Bapak ketua bidang layanan ya?”

Kami tertawa. Karena selama ini, aku ngobrol dengan Pak Ena, tentang penelitianku, tentang orang yang hendak aku jadikan informan, dan.. ternyata Pak Ena menjadi informaku. Hahaha.

Low profile.

Ya Allah, setiap pertemuan tidak ada yang kebetulan.. Aku disini, orang-orang yang kutemui.. Menjadi pelajaran untukku, terimakasih Ya Allah, aku ingin menjadi orang baik.

    Enter your name

    Written by

    Enter a short bio