#SaPapuaSaIndonesia?

Cahyo Budi
Dec 4, 2019 · 4 min read

Dalam Bahasa Indonesia, Sa Papua Sa Indonesia yang memiliki arti Saya Papua Saya Indoneisa. Tetapi, mengapa dalam judul saya memberikan sebuah tagar sekaligus tanda tanya dalam kalimat tersebut. SaPapuaSaIndonesia ternyata mulai ramai diperbincangkan di dalam media social Twitter dengan hashtag #SaPapuaSaIndonesia . Permainan kata tersebut ternyata terjadi dalam jangka waktu yang singkat, serta memiliki sebuah pola untuk memberikan gambaran bahwa Papua baik-baik saja (?) dalam pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Pemerintah.

Saya memberikan sedikit analisa dari media social twitter dengan bantuan data yang saya dapatkan dari Drone Empirit Academic tentang perbincangan #SaPapuaSaIndonesia :

Akun twitter @handokotjung memiliki jumlah retweet dan like yang paling banyak dengan menggunakan hashtag #SaPapuaSaIndonesia . Akun tersebut mendapatkan respon yang cukup banyak dikarenakan memang memiliki jumlah followers aktif yang tidak sedikit, dan juga video yang di-share melalui hashtag tersebut.

Dalam gambar tersebut bisa kita lihat dan amati bersama bahwa, ada beberapa akun yang memiliki jumlah followers aktif yang tidak sedikit, dan juga memberikan sebuah gambaran yang sama tentang keadaan Papua dengan menggunakan hashtag #SaPapuaSaIndonesia dengan membagikan video parodi tentang keadaan Papua.

Jika diamati lagi lebih mendalam akun — akun tersebut memiliki jumlah followers yang banyak, dan juga mulai membagikan kiriman nya dalam jangka waktu yang tidak saling berjauhan. Alias seperti sudah diberikan syarat dan ketentuan untuk membagikan kiriman nya di akun twitter masing — masing tersebut. Seperti yang kita ketahui dalam dunia media social ada yang namanya buzzer dan influencer. Namun, nampaknya kali ini dalam framing berita tentang Papua pihak yang tidak diketahui ini menggunakan influencer untuk menyebarluaskan “hasil karya” nya tersebut. Yang entah, jika kita peka terhadap keadaan sekarang apakah hal tersebut adalah kenyataan? Atau hanya sekadar membuat topik tersendiri di tanggal tersebut.

Setelah ditelusuri lagi ternyata memang benar, ada pihak yang memberikan syarat dan ketentuan untuk menyebarluaskan video tersebut yang menggunakan jasa influencer.

twitter.com

1 Desember, ternyata ada beberapa pihak yang mungkin takut atau paranoid dengan mengingat adanya tanggal tersebut, dengan diturunkan nya bantuan tambahan TNI dan POLRI ke Papua.

inews

Ternyata dalam beberapa sumber tanggal 1 Desember diidentikan dengan HUT OPM. Tetapi, pada kenyataan nya tidak hanya diidentikan dengan HUT OPM tetapi dari sumber lain juga memberikan keterangan bahwa 1 Desember bukan HUT OPM.

tirto.id

Akibat dari ketakutan beberapa pihak akan tanggal 1 Desember ini, di Papua justru terjadi seperti wilayah tidak aman untuk ditinggali oleh Orang Asli Papua itu sendiri. Dikarenakan makin banyak Orang Asli Papua yang ditangkap karena alasan makar”.

twitter.com

Terlihat dari gambar yang saya kutip dari akun twitter @Lini_ZQ justru Orang Asli Papua menjadi sasaran yang ditangkap oleh pihak berwajib. Entah apa alasannya, saya sudah menyertakan link untuk membacanya.

Ternyata perbincangan di media social twitter dengan hashtag #SaPapuaSaIndonesia tidak hanya ramai oleh influencer yang membagikan video parodi tentang Papua, tetapi juga ada pihak lain yang ikut membicarakan Papua dengan kata kunci “ WEST PAPUA ”

Terlihat dari gambar di atas untuk hashtag #SaPapuaSaIndonesia diramaikan oleh beberapa influencer yang memberikan efek besar terhadap perbincangan #SaPapuaSaIndonesia, sedangkan untuk “West Papua” diramaikan oleh akun yang sering memberitakan keadaan di Papua itu sendiri.

Penutup dari saya, bahwa apa yang saya tuliskan di atas hanyalah opini yang mendasar dari sifat keingintahuan saya. Sedikit kesimpulan dari saya, yang juga dibantu berpikir karena melihat cuitan dari beberapa akun yang pro terhadap Papua. Bahwa, sampai kapan? Dan mungkin, Orang Asli Papua itu sendiri akan hilang, bahkan habis, jika pendekatan yang dilakukan oleh pemerintah justru pasukan TNI dan POLISI yang terus-terusan ditambah datang ke Papua.

twitter.com

Benar, menurut saya apa yang dikatakan oleh akun twitter di atas. Selamanya akan menjadi sebuah “gimmickjika kita yang sadar, dan juga mengerti keadaan Papua hanya memberitakan nya dengan sebuah “Parodi”. Miris.

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade