Fisikawan Kondang ini Terima Tantangan Bercanda Ihwal Zayn Malik

Stephen Hawking Hilariously Addresses Zayn's Exit from One ... TV Guide900 × 600Search by image Stephen Hawking, Zayn Malik (inset)

Stephen Hawking Hilariously Addresses Zayn’s Exit from One … TV Guide900 × 600Search by image Stephen Hawking, Zayn Malik (inset)

Suatu hari di bulan April 2015, Stephen Hawking menjadi pembicara di Sydney Opera House Saturday Night, Sydney, Australia. Sesuai keahliannya, fisikawan kondang ini bercerita panjang lebar mengenai alam semesta, masa depan planet Bumi, dan lain-lain. Hawking berbicara dibantu komputer canggih yang bisa mengubah gerak otot pipi menjadi suara.

Di acara itu, BusinessInsider melansir, selain berinteraksi dengan hadirin di gedung, Hawking juga melakukan telekonferensi via hologram dari Cambridge, Inggris.
 
 Untuk mencairkan suasana, tampaknya panitia telah dengan sengaja menitipkan pertanyaan canda kepada pembawa acara.
 
 “Apa pendapat Anda mengenai efek kosmologi dari keluarnya Zayn Malik dari One Direction, serta dampaknya pada jutaan remaja putri di seluruh dunia?” ujar pembawa acara, menyampaikan pertanyaan seseorang bernama Samantha dari Inggris.
 
 Suasana sempat hening, karena Hawking pun terdiam agak lama. Namun kemudian suara dari perangkat komputer yang mengonversi gerak otot pipi Hawking menjadi suara, terdengar juga.
 
 “Akhirnya, ada pertanyaan penting untuk dijawab,” ujarnya. Hadirin pun terdengar mulai tertawa. “Karena suatu saat mungkin (akan).ditemukan bukti alam semesta majemuk; tidak tertutup kemungkinan kalau di semesta yang lain Zayn masih tergabung di One Direction,” jawab Hawking.
 
 Tawa di Sydney Opera House pun pecah. Siapa sangka seorang jenius seperti Hawking mengetahui siapa itu Zayn Malik dan One Direction, dan menerima tantangan untuk bercanda. (http://m.inilah.com/news/detail/2199612/komentar-stephen-hawking-terhadap-one-direction).
 
 Saat itu, Zayn memang belum lama mengumumkan keluar dari grup boyband yang digandrungi remaja sejagat itu, khususnya remaja perempuan. Tepatnya dia resmi menyatakan keluar pada 26 Maret 2015. (http://hiburan.metrotvnews.com/musik/0k8vmO9N-zayn-malik-resmi-keluar-dari-one-direction).
 
 Ihwal alat yang membuat Hawking bisa terdengar berbicara di acara tersebut, adalah atas jasa seperangkat komputer canggih yang didukung perusahaan piranti lunak Intel.
 
 Seperti diketahui, Hawking menderita Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) yang membuatnya lumpuh total, kecuali mata, telinga, serta otak cemerlangnya.
 
 Hawking berbicara dengan dibantu perangkat komputer di kursi rodanya yang mendeteksi gerakan otot pipi. Otot pipi Hawking merangkai kata demi kata yang akan diucap, ibarat mengentik di keyboard komputer. (https://m.cnnindonesia.com/teknologi/20150603170219-199-57457/stephen-hawking-ingin-bunuh-diri--lagi-/).
 
 Mengenai alat itu, Hawking mengatakan, selama ini aspek medis tidak begitu ampuh menyembuhkan dia. “Jadi saya bergantung pada teknologi yang dapat membantu saya berkomunikasi dan bertahan hidup,” ujar Hawking, seperti dilansir The Guardian, Rabu (3/12/14).
 
 Teknologi yang terintegrasi pada kursi roda Hawking itu, setelah 25 akhirnya diperbaharui oleh Intel pada 2014. Piranti lunak anyar ini mampu membuat si “penganut” ateis ini menulis lebih cepat.
 
 Piranti lunak baru Intel ini dirilis Januari 2015 dan tersedia gratis bagi siapapun yang ingin mengunduhnya. Piranti lunak ini dapat diatur menggunakan sentuhan, kedipan mata, pergerakan alis, dan gestur lainnya.
 
 Mengenai karakter suara yang terdengar seperti robot, Hawking ditawari suara yang lebih alami, namun dia menolak. (https://m.cnnindonesia.com/teknologi/20141203100236-199-15466/alat-canggih-yang-bikin-stephen-hawking-bicara-diperbarui/).***(ra)

Click to Post

Show your support

Clapping shows how much you appreciated dejournal portal’s story.