Semua orang itu sama saja, bertingkah seolah-olah seluruh kebaikan ada padanya, Seolah seluruh isi alam semesta diucapkan hanya olehnya, hanya untuk menunjukkan betapa baik dirinya.

Ku pikir semua orang sama saja, menganggapku seolah aku mangsanya, dan melakukan sesuatu seenaknya.

Tapi… dia berbeda…

Bukan mengucapkan seluruh isi alam semesta, dia hanya mengucapkan hal terkecil seperti butiran pasir tak kasat mata.

Dia berbeda…

Dengan segala hal yang dia lakukan, dia menunjukkan semua sifat aslinya keluar, bahkan yang terburuk sekalipun. Mungkin bagi yang lain itu menjengkelkan, tapi bagiku itulah hal menyenangkannya.

Dia cukup hebat…

Bisa membuatku mengubah cara pandang mengenai pemikiran bahwa semua orang sama saja. Bisa membuatku melihat dunia dari sudut yang lebih menyenangkan.

Apakah dia tahu?

Aku bisa mengatakan ini, karena sebenarnya aku memperhatikannya tanpa sengaja dan membuatku jadi mengguminya.

Apakah dia tahu?

Jika mengagumi seseorang, aku akan menjiwai semua tingkah lakunya. Semua tentangnya ku ketahui, ya walaupun tidak semuanya.

Mengaguminya, adalah salah satu hal yang menyenangkan.

Like what you read? Give Cindy Desinta a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.