“8 ke 8"

Delapan, jarum pendek mengarah.
Aku buka mataku yang memerah.
Matahari pagi ini, tak terlalu cerah.

Aku lupa, lelapku semalam dibekali amarah.
Aku teringat dirinya mengucap terserah saat aku sudah ingin menyerah.

Delapan, jarum pendek mulai bergerak.
Aku masih terdiam melihat hatiku terserak.
Bulan malam ini, menjauh mengambil jarak.

Aku lupa, cintaku semalam hancur berserak.
Aku teringat dirinya berteriak saat suaraku mulai menyerak.

Dari delapan ke delapan.
Aku terduduk memugar harapan.

Dari delapan ke delapan.
Aku tersadar tak ingin lagi bertahan.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.