Americano
Ini bukan artikel tentang Kopi Americano, hanya saja lagi pengen buat judul Americano :D (iya saya random, tapi random saya beralasan, hahahaha) artikel ini buat teman-teman single (atau jomblo atau tuna asmara apapun sebutannya), yang mungkin sama pengalamannya :)

Siapa disini yang tidak pernah mendapat pertanyaan “kapan nyusul?” ketika menghadiri pesta atau resepsi pernikahan? Sebagai seorang wanita yang berusia kepala tiga, usia rentan (nyaris expired kalo bahasa salah seorang teman), saya, dapat dipastikan selalu dan selalu dan selalu mendapatkan pertanyaan lucu (dulu sih horor, sekarang lucu) itu ketika menghadiri pesta-resepsi bahkan pemberkatan nikah. Awalnya pertanyaan itu ditanggapi dengan hahahihi, lalu manyun dan kepikiran “iya yah, kapan giliranku”, tapi lama-lama pertanyaan tersebut tidak lagi mengganggu mungkin istilah orang Medan “udah kebas hati dan telinga adek, bang” pas untuk menggambarkannya :)
Tahun 2018 ini adalah tahun dimana adik-adik saya menikah, dimulai dari adik kandung terkecil, disusul oleh adik ketemu gede, dan juga adik rohani yang bareng-bareng dari remaja. Saya senang mereka artinya sudah dewasa dan berani berkomitmen.
Terus apa hubungannya donk dengan si Americano?
Jadiii, Americano itu jenis minuman kopi yang merupakan campuran espresso dengan air panas (espresso terlalu strong bagi beberapa orang). Intinya, Americano sih kopi item panas, ya tapi beda dengan kopi tubruk yang di warung-warung yaa. Americano ini saya anggap sebagai bentuk dasar minuman kopi (anggapan saya loh ya), kita ini seperti kopi, diseduh air panas, jadi wangi dan mengeluarkan aroma yang menyegarkan, menenangkan, menyenangkan, dan menghidupkan.
Hidup seorang single (atau apapun sebutannya), seharusnya tuh kayak si kopi tadi. Americano, yang cirinya SINGLE, tapi aroma nya harum, maksudnya hidup kita harus dinikmati dan dijalani dengan maksimal, sehingga hidup kita bermanfaat bagi orang di sekeliling kita.
Saya cukup sering bertemu dengan teman-teman single yang insecure banget, padahal kalo dibandingkan dengan usia saya, mereka masih sangat muda, bahkan waktu saya seusia mereka, saya ga pernah mikir kenapa masih single pada waktu itu.
Sayangnya, insecurities ini kebanyakan dialami oleh kaum wanita, dan sebagai wanita, saya ingin sekali teman-teman yang membaca tulisan ini stop merasa insecure.

Jika kamu masih single, hidupi kehidupan single-mu dengan bahagia, utuh dan berguna, lakukan sesuatu yang membuat kamu merasa berguna, entah itu terlibat kegiatan sosial, atau mengikuti kursus bahasa asing, atau membantu terlibat dalam berbagai kegiatan komunitas yang membangun.
Jika kamu baru putus, saya ucapkan SELAMAT!! Tuhan baru saja menyelamatkanmu dari cinta yang salah, selamat datang dalam kehidupan baru yang akan membuatmu menyadari betapa berharganya dirimu dan betapa TUHAN mengasihimu.
Kesimpulannya, apapun kondisi status percintaanmu saat ini, bahagialah dengan dirimu sendiri dan temukan nilaimu di dalam TUHAN, baru kamu bisa memulai hubungan dengan orang yang tepat yang TUHAN tempatkan dan pilihkan untukmu.
