Jatuh cinta tak sebahagia itu

Lalu ada yg mencoba menutup cerita dengan ending tak terduga

Twist yang sama sekali tak terbayangkan oleh pemirsanya

Dimana ekspektasi dipatahkan dengan kesalahan baru yang menggumpalkan masalah-masalah terdahulu

Semua bercampur, mengental bagai darah yang terlanjur keluar dari tubuh

Sakit sudah tak ada, waktu membiarkannya perlahan membatu

Untuk sekedar pulangpun berat melangkah, tubuh semakin lunta

Ketakutan satu demi satu dihadapkan, belum bertameng dan bodohnya sudah duluan menggempur benteng pribadi

Lalu cita cinta yang menurut penonton sudah berumur kini tak menyisakan apapun

Semua terdiam, banyak yg mendukung keputusan, ada pula sebagian yang mencoba untuk mengingatkan untuk memposisikan

Ini sudah terlanjur keluar, nyaliku sudah ada, tinggal waktu yang aku harap membenturkan atas durasi

Kini mencoba mencari pola baru adalah tantangan besar, keluar jalur dari duniaku yang segitiga

Beri waktu sebentar untuk meluruskan kaki, mengobati sakit yang dari dulu dibuat sendiri, mencari letak sendi sang sumber nyeri

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.