5 Fakta tentang Pulau Rote

Michiyo Piupiu
Nov 7 · 2 min read

Pulau Rote adalah sebuah pulau di Nusa Tenggara Timur yang memiliki tempat-tempat menarik yang menyatu dengan alam. Berikut adalah lima fakta tentang Pulau Rote yang mungkin menjadi referensi yang bagus untuk rencana liburan Anda berikutnya.

1. Perjalanan ke Pulau Rote

Bandara D.C. Saudale di Distrik Rote Ndao, Pulau Rote, saat ini hanya melayani dua penerbangan kedatangan dan keberangkatan masing-masing dengan waktu perjalanan 30 menit dari bandara El-Tari di Kupang. Pilihan lain adalah melakukan perjalanan dengan perahu dari Pelabuhan Laut Tenau di Kupang yang akan memakan waktu dua jam.

2. Pohon palem sebagai oleh-oleh

Pohon palem khas khas Nusa Tenggara Timur. Warga setempat juga menjual gula yang terbuat dari pohon palem sebagai oleh-oleh. Ada juga alat musik yang disebut sasando yang terbuat dari pohon yang oleh penduduk setempat disebut lontar. Para musisi sering memainkan alat musik sambil mengenakan topi yang terbuat dari daun lontar.

3. Surga bagi peselancar

Pantai Nemberala di Desa Nemberala di Distrik Rote Ndao memenangkan kategori tempat berselancar paling populer di Anugerah Pesona Indonesia 2016. Pantai kelas dunia ini berjarak dua jam dari bandara. Ada juga Pantai Bo yang konon memiliki ombak terbesar kedua di dunia setelah Hawaii dan sering digunakan untuk acara selancar dunia.

4. Bukit dan Danau

Pulau Rote juga dilengkapi Danau Laut Mati yang terletak di Desa Sotimori di Rote Timur, yang berjarak 90 menit perjalanan dengan mobil dari pusat distrik Rote Ndao. Anda bisa naik jet ski untuk melakukan perjalanan ke pulau-pulau kecil lainnya yang berada di Danau Laut Mati. Ada juga Bukit Mando’o yang secara lokal dikenal sebagai ‘300 Staircase’ di mana wisatawan harus menempuh jarak 300 tangga untuk mencapai puncak bukit. Sampai di sana, Anda akan melihat pemandangan pantai di Desa Kuli.

5. Penduduk memiliki pertanian rumput laut

Penduduk setempat bertani rumput laut sebagai mata pencaharian mereka selain mencari ikan. Hampir semua penduduk di Oeseli, Pulau Rote bekerja sebagai petani rumput laut. Untuk mencapai tempat ini, Anda perlu melakukan perjalanan 20 kilometer dari Nemberala dengan mobil.

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade