#27: Pertama Kali

So I’ve been away.

Terhitung terakhir lari tanggal 18 April 2017, hari ini adalah 16 Mei 2017. Hampir satu bulan gue absen lari. Pantas.

Hari ini untuk pertama kalinya gue lari sejak hampir sebulan lalu karena sakit. Setelah tanggal 18 April itu gue disibuki untuk membantu mengurus pernikahan saudara yang jatuh pada tanggal 22 April kemarin, nggak lama setelah acara pada hari itu, setelah capek yang siap-siap untuk acara dari subuh sampai sore pada akhirnya gue mulai demam pilek karena memang sempat terkena hujan hari itu.

Nggak lama gue tepar di rumah beberapa hari, sakit kepala, demam, batuk, pilek lengkap hampir selama seminggu lebih. Waktu badan mulai recovery dari penyakit-penyakit itu, gue sakit lagi tapi kali ini lain, gue bahkan malas menyebut penyakitnya apa. Yang pasti penyakit itu sukses bikin gue bed rest lagi di rumah selama seminggu lebih sampai gue harus sempat ke dokter.

Dokter bilang penyakit itu sudah harus dioperasi, sudah terlalu akut. Tapi gue minta untuk sebisa mungkin dikasih obat dulu dan ditunda karena beberapa hari berikutnya gue akan UTS di kampus. Seminggu setelah dikasih obat ternyata perlahan penyakit itu sembuh walaupun ada kemungkinan tetap akan harus dioperasi jika dia kambuh lagi.

Setelah tepar hampir tiga minggu di rumah, walaupun gue tetap beraktifitas ke kampus dengan keterbatasan yang gue paksakan, badan gue sangat nggak fit untuk lari maka akhirnya tadi gue mulai untuk coba lari lagi.

Hari ini pertama kali lagi lari sejak hampir sebulan yang lalu. Hari ini juga pertama kali gue coba gunakan gear baru, Apple Watch Nike+, yang baru saja dibawakan adek gue dari London. Yang mana bikin gue juga semangat lagi untuk mulai latihan.

Jujur mental gue rada nggak nyaman karena periode kemarin sangat mengganggu program latihan gue. Di kala gue sudah sangat nyaman dengan ritme program kemarin, gue harus break lalu kemudian menyesuaikan lagi dengan program itu.

Gue nggak memulai programnya dari awal, gue coba lanjutkan sesuai program dari awal. Beruntung aplikasi NRC ada fitur adaptasi program jika dia rasa gue tertinggal dari program latihan yang seharusnya. Karena seharusnya gue sudah mulai latihan minimal 20 KM per minggu tapi gara-gara ini harus dikurangi sedikit biar gue bisa menyesuaikan dulu.

statistik lari hari ini dari Nike+ Run Club

Lari hari ini tentu gue kepayahan. Pertama kali lari menggunakan Apple Watch ini juga membuat gue kikuk dengan tampilan informasinya. Hasilnya gue lari terlalu cepat di awal. Pengalaman dengan gadget baru ini akan lebih dalam di latihan berikutnya. Ini juga pertama kali gue pakai stiker baru di sebelah kiri, menurut gue ini lebih cocok daripada yang sebelumnya. Atau nggak sih, suka-suka gue aja.

Dibanding dengan lari-lari sebelumnya, statistik yang didapat menampilkan heart rate gue selama lari, yang mana memang salah satu fitur utama dari Apple Watch.

Lari pertama ini gue break satu kali di kilometer 1,8(!!!!) lalu selesai di 3,01. Sebuah kekecewaan. Tanda bahwa gue punya pekerjaan yang berat di depan demi punya performa bagus pas race nanti.

Sudah kurang dari 3 bulan menuju hari race, dua minggu lagi mulai masuk bulan Ramadhan. Gue masih berpikir keras bagaimana latihan gue nanti pas bulan puasa. Gue nggak bisa nggak latihan sama sekali. Gue sangat terlalu jauh untuk bisa finish sebuah marathon.

Semoga nggak ada lagi periode seperti ini, semoga penyakit terkutuk itu nggak timbul lagi paling nggak sampai race nanti. Semoga latihan bisa lancar lagi seperti kemarin-kemarin.

Semoga pada akhirnya gue bisa finish dengan baik di Bali Marathon tahun ini. Amin.


Detil lari hari ini:

  • Hari: Selasa, 16 Mei 2017
  • Jarak dari lari sebelumnya: 28 hari (!)
  • Jam: 4:46 sore
  • Lokasi: Kompleks Rumah
  • Jarak: 3 KM
  • Waktu: 18:08
  • Rata-rata pace: 6'01"
  • Lari sendiri
  • Dengan musik
  • Nike Pegasus 31