Jika Kebumen punyai genteng sokka andalannya, begitu halnya genteng jatiwangi yg popular di Majalengka. Genteng Jatiwangi yakni genteng yg terbuat dari tanah liat dengan pabrik asal dari Majalengka yg sampai sekarang ini cukup banyak diburu. Tidaklah heran bila anda bertandang ke Burujul-Jatiwangi, hampir semua penduduknya berprofesi jadi pengrajin genteng. Walau harga nya betul-betul murah buat genteng jatiwangi, walau demikian diakui bila profesi jadi pengrajin genteng yaitu profesi yg untungkan untuk warga sekitaran.

Tipe genteng jatiwangi yg kebanyakan dipasarkan di market ada dua, ialah genteng morando dan genteng palentong. Perbedaan ke-2 tipe ini hanya ada pada susunan luarnya saja, genteng jatiwangi morando di lapis dengan pewarna teristimewa (merah, merah bata, coklat, dan yg beda) . Sebagian kelebihan genteng jatiwangi di banding tipe lain satu diantaranya harga dari genteng jatiwangi cukup terjagkau, tidak mengundang suara bising, dapat menyerap panas, radiasi dengan sinar mataharinya tidak mengundang efek yg buruk pada tubuh.
Kapabilitas dan kekokohan genteng yg terbuat dari tanah liat dapat anda tampilkan dari bangunan-bangunan tua peninggalan waktu Belanda di Indonesia, walaupun sudah tidak dipakai dan tidak dirawat beratus-ratus th. , genteng dan bangunan itu tetaplah punyai tampilan dan bentuk yg sama seperti pertama di buat, ya mungkin saja saja ada kotor dan kusam sedikit berkat termakan oleh pas. Hal itu yg menyebabkan mengapa genteng tradisionil tetaplah disukai oleh bermacam golongan ditambah dengan harga yg murah tentu genteng jatiwangi bisa menekan biaya pengeluaran selama pembangunan. Baca selanjutnya di hargasu.com