Bahasa Tubuh Anda Membentuk Siapa Anda

RACHMAT DARDIANSYAH
Nov 3 · 2 min read

Bahasa tubuh kita akan sangat berpengaruh terhadap diri kita dalam menghadapi situasi apapun.

Pada penelitiannya, ada dua hormon yang mempengaruhi keseluruhan tubuh kita dalam merespon situasi, namanya testosteron dan kortisol.

Hormon testosteron yang dominasi, hormon yang tegas, percaya diri, dan lebih optimis. Sedangkan kortisol adalah hormon stress.

Ketika kita memilih untuk HIGH POSE posisi/gesture tubuh kita lebih terbuka, tegap, dan bahu ataupun lengan terbuka lebar ini akan melahirkan yang namanya HIGH POWER.

Yang efek samping dari itu semua akan merubah hormon. Hormon Testosteron nya akan meningkat, kortisolnya otomatis menurun.

High pose menstimulan hormon testosteron.

Pada sebuah penelitian, terdapat dua kelompok dihadapkan pada situasi yang sama menegangkan. Sesuai arahan, ada yang pake HIGH POSE dan LOW POSE.

Hasilnya, jika kita dari awal sudah HIGH POSE, itu akan meningkatkan 20% hormon testosteron dan menurunnya sebanyak 25% hormon.

Sedangkan untuk yang LOW POSE itu malah mengalami penurunan 10% pada hormon testosteron, sedangkan naik 15% untuk hormon stres nya.


Hal ini menjadi penting karena kita akan menghadapi ini dalam keseharian kita, dan perubahan kecil dapat membawa perubahan besar. Jadi ini adalah dua menit. Dua menit, dua menit, dua menit.

Sebelum kita akan masuk dalam situasi evaluatif yang menegangkan untuk dua menit, coba lakukan ini, di dalam lift, di dalam toilet, di meja kerja, di belakang pintu. Itulah yang perlukita lakukan.

Mengatur otak kita untuk menghadapi situasi itu dengan kemampuan terbaik. Naikkan testosteron Anda. Turunkan kortisol Anda.

Jangan tinggalkan situasi itu sambil merasa seperti, “Aduh, tadi saya tidak menunjukkan siapa saya sebenarnya.” Tinggalkan situasi itu sambil merasa seperti, “Oh, saya sungguh merasa bahwa saya telah mengatakan siapa saya dan menunjukkan siapa saya.

Berikan dan bagikan dengan orang-orang, karena orang yang dapat paling banyak dapat menggunakannya adalah tanpa sumber daya dan tanpa teknologi dan tanpa status dan tanpa kekuatan. Berikan kepada mereka karena mereka dapat melakukannya diam-diam.

Mereka hanya perlu tubuh mereka, sedikit keleluasaan pribadi, dan dua menit, dan ini secara signifikan dapat meningkatkan pencapaian dalam hidup mereka. Demikian, Terima Kasih. #Cheers #KeepLearning #KeepSharing #DoIt

Narasi: Rachmat Dardiansyah

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade