Kebebasan itu bernama “Angin”

Dan tiba — tiba aku merasa cemburu terhadap angin akan kebebasannya, bukankah aku bisa bebas seperti angin? Tetapi aku lupa kalau kebebasanku dibatasi oleh garis batas semu bernama “diriku sendiri”.
One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.