Jangan Lakukan Ini Ketika Anda Mengalami Kesleo atau Patah Tulang (True Story)

Tepat pada hari minggu, 19 Agustus 2018 saya mengalami kejadian yang membuat saya benar-benar ingin berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
Kejadian penuh makna ini berawal dari kegiatan rutin saya Futsal pada hari minggu. Pada saat bermain futsal saya mengalami kejadian salah jatuh sehingga membuat tangan kanan saya patah. Namun ada hal yang perlu teman-teman simak agar tidak mengalami hal yang saya alami ketika mengalami musibah khususnya tangan patah.
Saat teman-teman terjatuh baik itu saat olahraga maupun kegiatan lain sebaiknya jangan dibawa ke tukang urut. Kenapa karena saya sudah membuktikkan kalau pengobatan ini benar-benar atas dasar kira-kira dan tidak menggunakan ilmu pasti.
Singkat cerita saya terjatuh pada saat futsal, posisi tangan saya tertindih oleh badan saya sendiri pada saat mendarat. Pada saat terjatuh terdengar bunyi krek (bunyi seperti ada yang patah).
Namun pada saat itu saya masih berfikiran positif, saya menganggap ini kejadian kesleo biasa teman-teman saya pun berfikir hal yang sama. Pada saat itu teman-teman saya langsung menggendong saya keluar dari lapangan futsal dan membawa saya ke mobil untuk dicarikan tukang urut atau kalau di daerah saya lebih dikenal dengan sebutan Sangkal Putung.
Setelah mondar-mandi mencari akhirnya ketemu juga tukang urutnya terletak di sebuah desa dekat kota saya. Ketika saya datang tukang urut langsung menyuruh saya rebahan di sebuah ranjang dan beliau (nenek-nekek) melakukan pijitan terhadap tangan saya yang sakit sekaligus menyemburkan air ke tangan saya dengan di bumbui mantra-mantra tanpa di identifikasi terlebih dahulu tangan saya ini patah atau cuma kesleo.
Setelah di pijit saya diberikan ramuan yang salah satu ramuannya di masukkan ke dalam air mineral ukuran 5L. Namun saya agak heran ketika disuruh minum ramuan ini, pasalnya air mineral ini di campur dengan bunga kantil.
Jelas saya agak risih ketika meminumnya karena sangat bertolak belakang dengan ilmu medis dan agama. Selain minuman saya juga diberikan ramuan yang sepertinya terbuat dari kecap untuk dioleskan ke tangan saya yang sakit. Bahkan nenek urut ini memprediksi tangan saya bakal sembuh dalam waktu +- 3 hari.
Setelah saya tunggu hingga 3 hari, keadaan tangan saya bukannya sembuh malah semakin membengkak dan terdapat bercak merah. Pada hari ke-4, paman saya berkunjung kerumah dan mengatakan kalau tangan saya masih belum 100% benar ketika di urut. Jadi beliau memustukan untuk membawa ke tukang urut langganannya (kakek-kakek). Setelah di urut kakek-kakek bukannya sembuh malah bercak merah dan bengkak semakin parah.
Tepatnya seminggu setelah kejadian saya merasa agak aneh dengan tangan saya. Kenapa sudah hampir seminggu kok belum sembuh? … . karena istri saya seorang perawat, saya di ajak dia untuk foto rontgen. Apa yang saya takutkan ternyata benar, tulang pada tangan kanan saya mengalami Patah Tulang.
Sebenarnya sangat terlambat untuk membawa tangan saya kerumah sakit. Pasalnya patah tulang sebenarnya merupakan kejadian serius yang harus di tangani medis. Jadi sebaiknya jika teman-teman mengalami hal yang sama seperti saya, cepat-cepatlah dibawa kerumah sakit (No Tukang Pijik/Urut).
Setelah tangan saya dipastikan mengalami patah tulang saya langsung disarankan operasi oleh istri saya. Walaupun saya gak berani sama yang namanya jarum suntik dan lain-lain. Akhirnya saya memberanikan diri untuk operasi. Pasalnya ada efek yang sangat buruk ketika ada patahan tulang di daging, bisa terjadi pembusukan dan akhirnya amputasi.
Satu hal lagi yang perlu saya ingatkan biaya operasi patah tulang ini sangat mahal di atas 10 juta rupiah. Pada saat itu saya belum memiliki asuransi kesehatan sehingga saya harus membayar biaya operasi sendiri. Untungnya ada sang istri yang membantu saya.
Di akhir cerita ini saya ingatkan kembali untuk menghindari pengobatan yang tidak profesional (seperti Tukang Urut, Dukun, Dll), serta lindungilah diri anda dan keluarga anda dengan asuransi kesehatan seperti BPJS dan lain sebagainya.
Demikian akhir cerita dari saya, semoga bermanfaat untuk teman-teman.