Selamat Pagi Bidadariku

Pagi ini aku menyapamu
Lewat sepatah kata
Yang mungkin telah usang
Dari pendengaranmu

Aku hanya ingin menanyakan kabarmu
Di pagi hari ini
Melalui kata
Yang mungkin telah tersampaikan
Oleh tetesan embun
Apakah kamu baik-baik saja?

Aku hanya ingin menanyakan perasaanmu
Dikala kau tidur semalam
Melalui bahasa
Yang mungkin tak sempat disampaikan oleh rembulan
Dan juga kedipan manja para gemintang
Apakah semalam kamu mimpi yang indah?

Wahai Bidadariku
Pagi aku menyiapkan sarapan untukmu
Sebuah resep yang ku nama-kan cinta
Lalu ku bumbui dengan kasih sayang dan juga keindahan
Dan ku sajikan untukmu melalui ba’it-ba’it puisi sederhana ini

Aku berharap kau akan bahagia
Menerimanya dengan ketulusan
Sembari mengukir senyum tipis di wajahmu yang ayu
Tanpa ada kata “bohong ataupun gombal”
Yang kau tujukan padaku

Bidadariku,,,
Kau harus tersenyum
Ceritakan pada alam
Bahwa kau sedang bahagia
Dan pagi ini kau mendapat kejutan

Bidadariku,,,
Kau tau nggak
Bagaimana perasaanku semalam
Entah kenapa aku sangat rindu padamu
Dan berharap, pagi akan cepat datang.
Agar aku bisa menghubungimu

Oh,,, Bidadariku,,,
Apakah kau tidak merasakan
Bisikan mentari yang ia sampaikan melalui sinarnya
Ia ingin mengatakan
Kalau di kejauhan sana
Ada seseorang yang merindukanmu
Seseorang yang dalam hatinya, ingin sekali berjumpa denganmu

Dedi Kurniawan
Rabu, 28 Des. 2016