Dilema Serafim Yang Jatuh.

Vanessa.
Vanessa.
Jul 30, 2017 · 2 min read
Scr: Google

Wahai Tuan,

Mengapa kisanak bersikukuh tuk menapak bumi sementara syahdu dalam nirwana?

Diam-diam mencari puan yang katanya puitis doanya, sampai-sampai hatimu jatuh hanya mendengarnya.

Berniatkah kisanak mengobati hati puan?

Bermodal senyum manis, alis mahfum, dan pipi ranum tidak membuatnya goyah. Sebab doa sepertiga malam yang puitis itu adalah pengaduan rasa sayang sang puan pada tuan.

Naif.

Baiknya kisanak pulang sebelum hati melebur dalam relung.

Kasihan molek kakimu menghantam setapak aspal hitam – sayapmu tak berguna di bumi manusia – , kasihan mulus kulitmu terbakar sorot rancap mentari, kasihan hitam halus rambutmu terlihat lusuh demi mencari apa yang bukan takdirmu.

Setidaknya ucap dariku sebuah,

Selamat Datang, Tuan

sebab mampir ke bumi dimana para pendosa, pentaubat dan pujangga bercecer dalam satu jagat.


Ia tahu

Ini adalah sakrilegi

Ini adalah penodaan

Ini adalah penghinaan

Itu adalah dosa

Dia telah memupuk dosa

Dia telah menumbuhkan dosa

Dia berdosa

Rasa panas membakar lengannya

Rasa tertusuk menyakiti jantungnya

Sayapnya terasa dikoyak-koyak

Rasa sakit itu mendera hingga mati rasa

Kemudian Ia terhempas

Ke ujung dunia

Terbakar dalam kejatuhannya

Terobek-robek sayap dalam kejatuhannya

Enyahlah Ia dari singgasana suci

Enyahlah Ia dari hadapan Tuhan

Enyahlah Ia sang pendosa

Enyahlah Ia

Sebelum kehancurannya Ia tersenyum

“Ia licik, bukankah begitu?”

“Ia memikirkanmu dalam afsunnya, tetapi kau juga harus rela hancur bersamanya.”

Ia meledak

Hancur

Tersepai menjadi nur

Lantas, apakah kau yakin masih memilih afeksi yang membuatmu melacur?

Vanessa.

Written by

Vanessa.

Masih berusaha logis.

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade