Ketika Seorang Pasien Melamun

Vanessa.
Vanessa.
Jul 28, 2017 · 1 min read

Terlalu layu

Sayu

Bisu

Lupakan! Lupakan!

Mereka bilang, jangan terlalu sedih!

Mereka tanya, bisa kami bantu?

Mereka pinta, minum obat-obat itu!

Percuma, kusahut

Aku tak akan sembuh!

Yang kulihat hanya buntu, asal kau tahu

Sendu, pilu, kelu, terjebak dalam belenggu perdu

Fana merenggut,

mengapa maut urung menjemput?

Diksi-diksi serapah

Dengung-dengung marah

Semuanya salah!

Dan besok aku akan hilang

Meregang, terbuang

Menyalak hingga serak

Meredup dalam sayup

Meraung! Mengerut!

Jadi, berhenti!

Jangan lagi pura-pura peduli

Karena akhirnya, kau juga akan pergi.

Vanessa.

Written by

Vanessa.

Masih berusaha logis.

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade