Cara mencintaimu

Seringkali kita mengejar orang yang (nampaknya) kita cintai karena kita ingin mendapatkanya meskipun orang itu enggan. Atau bahkan seringkali kita menghindari orang yang (nampaknya) mencintai kita karena kita enggan dicintai oleh orang tersebut. Sampai sampai kita dibenci atau malah membenci orang tersebut.

Bukankah kita datang dengan rasa? Apa salahnya? . Mungkin kita akan belajar jauh lebih bijaksana ketika kita berada di posisi-posisi orang lain. Berada di posisi orang yang kita hindari, diposisi orang yang kita benci. Mungkin kita menghindari seseorang yang mencintai kita bukan karena orang tersebut, tapi lebih kepada caranya mencintai kita, caranya memperlakukan kita. Padahal bukankah kita ingin diperlakukan dengan istimewa dan terhormat, bukan?

Belajarlah mencintai seseorang dengan terhormat, dengan cara cara yang bijaksana. Sesuatu yang sering dilupakan banyak manusia. Jangan mencintai dengan tergesa-gesa sebelum ada kata akad di dalamnya, tidak terlalu menampilkan isi hati, pandai mengatur perasaan, berhati hati dalam berucap dan pandai mengatur logika.

Bukankah cinta akan lebih indah jika dibarengi dengan cara cara yang bijaksana?

Angkringan yuqina, 27 agst 2018.