dua temanku yang gembeng.

aku punya dua teman, aku pernah melihat masing-masing dari mereka. menangis.

yang pertama, panggil saja ilmi. dia menangis saat dipilih menjadi panitia inti masa orientasi sekolah. jabatan yang terlihat keren.

yang kedua, panggil saja rofi. dia menangis saat dipilih menjadi ketua rohis. jabatan yang terlihat mulia.

hingga hari ini, aku belum menemukan lagi orang yang lebih menyedihkan dari mereka.

entahlah, bagiku mereka terlihat menyedihkan karena terlalu jauh memikirkan pertanggungjawaban mereka di akhirat nanti.

kenapa tidak mereka berbahagia dengan jabatan yang mereka dapat?

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.