PHP dalam Pemrograman Web
Nama kelompok :
- Angelina Yona L/6701174049
- Agung Miftakhul H/6701174089
- Deshinta Rizqa R/6701174024
D3MI-41–04
Apa itu PHP ?
PHP adalah bahasa pemrograman script server-side yang didesain untuk pengembangan web. Selain itu, PHP juga bisa digunakan sebagai bahasa pemrograman umum (src:wikipedia). Pada awalnya PHP adalah singkatan dari Personal Home Page. Sesuai dengan namanya, PHP digunakan untuk membuat website pribadi, tetapi saat ini PHP adalah singkatan dari PHP:Hypertext Preprocessor, sebuah kepanjangan rekursif, yakni permainan kata dimana kepanjangannya terdiri dari singkatan itu sendiri. (src:duniailkom.com)
Cara dan Aturan Penulisan PHP.
PHP juga memiliki aturan penulisan tertentu, seperti bahasa pemrograman lain.
1. Penamaan file PHP
Setiap file PHP harus diakhiri dengan ekstensi “.php”, jika tidak memakai ekstensi tersebut server tidak akan menganggapnya sebagai file PHP dan tidak akan bisa diproses.
2. Open & Close Tag Pada PHP
Pada PHP, untuk memulai script PHP kita harus mengawalinya dengan tag ”<?php” atau “<?=”. Karena kedua tag tersebut diatas selalu dapat digunakan dan tidak bergantung dengan setting apapun. Penulisan kondisi dalam PHP jika pada akhir menggunakan tanda kurung kurawal “{}“ tidak perlu menggunakan titik koma “;” , tetapi jika pada akhir penulisan tidak menggunakan tanda kurung kurawal harus menggunakan tanda titik koma “;”
Contoh menggunakan tanda kurung kurawal :
If( ){
}
Pada akhir script pun kita harus mengakhirinya dengan tag “?>” sebagai tanda bahwa itu merupakan akhir dari script PHP.
3. Penulisan Variabel dan komen Pada PHP
Hal pertama yang harus dilakukan isi dari PHP harus menggunakan simbol dolar “$” terlebih dahulu,seperti pada contoh dibawah :
a. $abc
b. $Aa1
c. $nilai
Jika terdapat 2 kalimat dalam melakukan penulisan dapat mempersingkat menggunakan 2 cara, seperti pada contoh dibawah :
a. $nilaiMhs
b. $nilai_mhs
Saat membuat suatu program pada PHP sering terjadi error,saat terjadi error biasanya akan muncul pemberitahuan dimana letak kesalahan,tetapi tidak jarang juga tidak ada informasi dimana letak kesalahannya jadi harus melakukan pengecekan secara manual dengan cara memberikan komen pada sintak satu persatu. Dalam penulisan sintak ini juga hanya dapat dilakukan per 1 baris saja,simbol sintak pada PHP “//” .
4. Case Sensitivity (Membedakan Huruf Besar dan Huruf Kecil)
Secara umum, semua perintah pada PHP tidak membedakan huruf besar dan huruf kecil, kecuali pada penamaan variabel.
Contoh perintah yang membedakan huruf besar dan huruf kecil:
<?php
$nama = ‘Angel’;
Echo $Nama; //Notice: Undefined variable: Nama
?>
Untuk mengatasi nya, sebaiknya menggunakan huruf kecil pada semua kode PHP, dan jika dibutuhkan lebih dari satu kata untuk variabel, maka sebaiknya menggunakan garis bawah atau underscode. (src: jagowebdev.com)
5. Tipe Data Pada PHP.
Pada PHP, ada 8 tipe data diantaranya yaitu:
-String
Contoh penulisan variabel yang tipe datanya String:
<?php
$a = “Aku seorang mahasiswa”;
$b = “Besok adalah hari Jumat”;
?>
-Boolean
Contoh penulisan variabel yang tipe datanya Boolean:
<?php
If(TRUE){
Echo “I’m Telkom University’s Stdudent”;
} else {
Echo “I’m Telkom University’s Employee”;
}
?>
-Integer
Contoh penulisan variabel yang tipe datanya Integer:
<?php
$a = 1234;
$b = 1000;
?>
-Float
Contoh penulisan variabel yang tipe datanya Float:
<?php
$a = 123.45;
$phi = 3.14;
?>
-Array
Array merupakan tipe data yang terdiri dari kumpulan tipe data lainnya. Adapun penulisan array dalam PHP,yaitu :
Contoh penulisan array : $x[]
Penulisan menggunakan tanda kurung biasa “()” biasanya digunakan untuk menliskan fungsi.
-Object
Contoh penulisan variabel yang tipe datanya Object:
<?php
Class Mahasiswa{
Function Mahasiswa(){
$this->angel = “Saya seorang Mahasiswa”;
}
}
// mendefinisikan penggunaan objek
$jojo = new Mahasiswa();
//mengeluarkan nilai objek
Echo $jojo->angel;
?>
-Resource
Berikut adalah beberapa fungsi yang masuk kedalam tipe data Resource:
Mysqli_connect() à digunakan untuk menghubungkan ke database SQL
ftp_connect() à digunakan untuk menghubungkan dan membuka protokol FTP
imagerotate() à digunakan untuk memutar suatu gambar.
-Null
Contoh penulisan variabel yang tipe datanya Null:
<?php
$a = null;
?>
(src: codepolitan)
6. Conditional Pada PHP
If else
Contoh : if($x = 1){
}else
7. Perulangan Pada PHP
- FOR memiliki ciri-ciri semua syarat yang ada sudah jelas atau sudah ditentukan = 0
- WHILE pada perulangan ini program akan membaca dengan cara melakukan chek terlebih dahulu kemudian dikerjakan = 0
- DO WHILE pada perulangan ini program akan melakukan pengerjaan terlebih dahulu,selanjutnya melakukan pengechek an = 1