Dalam setiap cerita…
Dalam setiap peristiwa, tersimpan banyak makna…
Baik itu manis maupun pahit…
Ketika Allah mengizinkan itu terjadi, pasti ada sesuatu yang berharga yang harus diresapi dalam-dalam…
Bahagia, senang, sedih, kecewa adalah dampak yang mungkin ditimbulkan…
Sesuatu yang indah menimbulkan rasa bahagia, senang bahkan terharu…
Maka bersyukurlah karena itu nikmat anugrah dari Sang Illahi, sebagai bentuk cinta kasih-Nya…
Sesuatu yang pahit, berupa kesalahan, kekhilafan pun menimbulkan dampak, kekecewaan, bahkan kesedihan…
Manusiawi, karena Allah berikan kita hati…
Namun, syukurilah ketika masih diberikan kesadaran terhadap kesalahan tersebut…
Itu berarti Allah masih memberikan kesempatan untuk kita memperbaiki diri…
Dan itu pun bukti cinta Sang Illahi Rabb, yang tak ingin kita berada pada jalan yang salah…
Sungguh, Allah tak memerlukan balas budi kita, karena sebesar apapun cinta kita pada-Nya tak kan mampu menyama-ratakan dengan cinta kasih Nya…
Ketika kita tak berada di jalan Nya pun bagi Nya tak jadi masalah, tak akan mengurangi kekuasaan Nya…
Cukup bagi Allah, mengatakan “Kun fayakun!”…
Semua dapat terjadi begitu saja…
Namun… Cinta kasih Allah yang begitu besar…
Cinta Nya yang tak kan pernah punah dan akan terus abadi….
Ketika kita melakukan kesalahan, Allah menunjukkan sayang Nya dengan menebarkan petunjukNya untuk kita belajar, menyadari dan kembali di jalan Nya…
Terkait kekecewaan, ku belajar untuk tidak berharap kepada selain diri-Nya…
terhadap suatu keinginan yang kadang menggebu…
Keinginan terhadap sesatu, ku tak pantas untuk menuntut…
terlebih terhadap sesuatu yang belum tentu Allah gariskan dalam kehidupan…
Biarlah diri ini belajar menerima apapun kehendak-Nya…
Karena hanya Allah yang tahu mana yang terbaik…
Jika itu manis, maka disyukuri dan terus mengabdikan diri padaNya
Jika itu pahit, maka syukuri pula karena Allah memberikan kesempatan pada kita untuk mengabdi terhadap segala ketentuan Nya…