Dari khotbah jumatan

Saya ingin menulis ini setelah mendengar khotbah jumatan minggu kemarin.

Khatib mengajukan pertanyaan kenapa kalau kita memberi kotak kencleng di masjid sangatlah pelit, dicari nominal terkecil yang ada di dompet, namun ketika masuk mall bisa dengan mudah mengeluarkan uang. Minimal untuk parkir saja sekarang bisa 5 ribu. Berapa coba terakhir kamu memasukkan uang ke kotak kencleng? 2 rb?

Sedekah, beramal, beribadah itu merupakan sesuatu yang tidak bisa kita rasakan langsung manfaatnya. Beda dengan hal terkait hiburan. Makan bisa langsung dirasakan enak. Menonton sesuatu bisa memuaskan mata. Membeli gadget bisa langsung kita pakai.

Kesenangan yang kita dapat dari hiburan bisa didapat langsung, namun bila terkait ibadah menjadi fana. Bisa langsung, bisa nanti, besok, tahunan, atau bahkan ketika nanti baru kita rasakan ketika kita sudah tiada di dunia.

Keimanan yang membuat kita bisa merasa ikhlas atas pemberian untuk ibadah yang kita lakukan. Kemudahan tangan dan pikiran ini untuk memberi sesuatu dijalan Allah harus selalu kita pupuk.

Semoga kita selalu diberi keikhlasan untuk bisa memberi dijalan Allah. Amin, amin ya robbal alamin.

Like what you read? Give Faizal Ardiansyah a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.