Pendosa
Zulfa Noor
351

Ini sama dengan apa yang terjadi di Indonesia. Menghakimi orang atau suatu yang dilakukan atau diyakini.

Menyarankan, memberi nasihat, memberi pandangan lain tentu sangat boleh. Namun ketika sudah masuk memaksa dan memberikan stigma negatif pada kelakuan atau keyakinan tentu bisa menyakitkan.

Bila tentang keyakinan beragama biarlah itu berurusan dengan Tuhan nya. Bila tentang kelakuan biarlah dirinya sendiri yang nanti menanggung akibatnya.

Kita wajib mengingatkan, bahkan mengingatkan dalam hati pun diperbolehkan. Kalau mampu berbicara tanpa menyakiti itu lebih baik, yang saya yakin itu bukan keahlian semua orang. Apalagi sampai melakukan tindakan yang sampai membuat orang sadar dengan cara yang elegan, itu luar biasa.

Sampai dengan kita bisa berbicara dan melakukan tindakan tanpa melukai, mari kita cukup berdoa dalam hati untuk kebaikan orang lain itu.