Kenapa Angraini?

Angraini
Angraini
Sep 3, 2018 · 2 min read

Sejak dilahirkan saya memang sudah diberi nama Dewi, lengkapnya adalah Dewi Angraini. Adik-adik saya diberi awalan Dwi dan Tri pada nama mereka, seolah menunjukan posisi mereka dalam persaudaraan kami. oh iya, kami sama sekali tidak berdarah jawa, papa asli orang sulawesi tengah tepatnya di kabupaten toli-toli, salah satu kabupaten yang punya aroma cengkeh pada sudut-sudut kotanya. Sementara mama juga dari sulawesi tengah tetapi di kabupaten yang berbeda dari papa, mama dari Luwuk Kabupaten Banggai, kota yang dikelilingi laut dan gunung sejauh mata memandang, tidak akan sulit untukmu mendengar suara ombak atau menghirup aroma gunung di kota ini. Eka Dewi Anggraini, sebenarnya nama itulah yang disematkan papa dan mama untuk saya, “Eka” menunjukan saya adalah anak pertama, kemudian “Dewi” menggambarkan perempuan yang cantik dan baik hati, sementara “Anggraini” adalah salah satu putri apsari (bidadari) yang setia, sabar dan santun. mungkin papa dan mama mengharapkan kelak anak perempuan pertamanya akan tumbuh dan memiliki segala kebaikan-kebaikan itu. Namun pada saat pembuatan Akte Kelahiran, ada sedikit kekeliruan yang akhirnya merubah nama saya menjadi “Dewi Angraini”, terus apakah merubah arti serta harapan-harapan dari orang tua saya? jelas tidak, nama adalah identitas yang dihadiahkan oleh mama dan papa kepada saya, berisi segala harapan-harapan baik yang selamanya akan melekat. Beberapa kawan pernah bertanya kenapa “Angraini” dan bukan “Anggraini”, bahkan tidak sedikit yang salah menuliskan nama saya dengan menambahkan huruf ‘g’ pada Angraini, hehehe. Saya akan dengan senang hati menjawab pertanyaan itu, kemudian mengamini setiap ada yang menyebut atau menuliskan “Anggraini” pada nama saya, loh kok tidak marah?
kembali lagi, nama adalah doa dan setiap kali mereka salah menuliskan atau memanggil nama saya, saya merasa mereka sedang mendoakan saya. Doa yang sama ketika mama dan papa memberikan nama itu untuk saya.

    Angraini

    Written by

    Angraini

    Hanya Perempuan Penyuka hal-hal manis