Rangkuman Materi Osjur 1
KM ITB adalah suatu organisasi kemahasiswaan yang mewadahi segala apresiasi seluruh mahasiswa ITB. Kedudukan KM ITB berada di bawah rektorat, sehingga dapat membentuk pemerintah sendiri. KM ITB meliputi kabinet, kongres, MWA-WM, HMJ, dan UKM. Kongres KM ITB merupakan perwujudan dari kedaulatan tertinggi dalam organisasi kemahasiswaan ITB. Kabinet merupakan badan eksekutif KM ITB, yang berwenang membuat keputusan-keputusan yang dianggap perlu. HMJ adalah badan kelengkapan KM ITB sesuai program studi. Sedangkan UKM adalah badan pengembangan sesuai minat dan bakat.
Peran Persma dalam KM ITB, yaitu:
1. Tercantum dalam komsepsi, kebebasan dalam berpendapat.
2. Mendominasi pergerakan ITB.
Sejarah Persma ITB
Berdiri pada tanggal 14 April 2001 oleh anggota PSIK. Pada tahun 2000-an menghasilkan produk bernama Majalah Edurant. Pada tahun 2010 bernama Majalah Yureka. Dan 7–8 tahun terakhir bernama Koran Ganesha Pos.
Visi dan Misi Persma
Visi : Kolaborasi, sinergis, dan partisipatif.
Tagline : Mencerahkan dan memcerdaskan
Misi :
- Keredaksian yang sinergis
- Kerja sama
- Kaderisasi
- Apresiatif
Produk Persma : cetak dan elektronik
13 hal nilai berita :
- Hangat (baru)
- Tokoh (yang diberitakan mempunyai nilai plus)
- Magnitude
- Pertama kali
- Eksklusif
- Relevansi
- Human interest
- Trend
- Dramatis
- Sesuai dengan misi media
- Unik
- Prestisius
- Angel : sudut pandang
MUU No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers
Jurnalistik : segala kegiatan membentuk, mengulas, dan menyampaikan berita ke publik.
Pers : lembaga sosial yang melakukan kegiatan jurnalistik.
Kode etik jurnalistik, yaitu:
- Independent, berita akurat, berimbang, dan tidak beretikat buruk.
- Cara profesional
- Menguji informasi, diberitakan serara berimbang
- Tidak membuat berita bohong
- Tidak menyebutkan tokoh perbuatan susila
- Tidak menyalahgunakan profesi dan tidak menerima suapHak tolak
- Tidak menuliskan berdasarkan sara
- Menghormati hak narasumber
- Segera memperbaiki berita yang keliru
- Melayani hak jawab dan koreksi
Journalisme : membuat catatan kemudian dipublikasikan.
Profesionalisme:
- Kebebasan
- Panggilan dan keterikatan
- Keahlian
- Kode etik
Perbedaan pers old and new
Old :
- Eksklusif
- One away
- Harus menunggu
- Pembahasan lebih dalam
New :
- Everyone can be journalist
- Two away
- Kapanpun dan dimanapun dapat diperoleh
- Pembahasan tidak mendalam
