Inner Soul of Knight : [continue]

Aku telah mendapati diriku di ruangan yang cukup nyaman, dan lebih cocok dikatakan sebagai ruang tunggu dari kantor tempatku seharusnya bekerja. redaksi nasional kota beryllium, kantor redaksi ini mungkin merupakan kantor berita terbesar di kota atau mungkin di negara ini. di samping kanan kiri ada 3 orang yaitu henry dan teman-teman lain juga salah satu orang lebih tua dari kami, sepertinya itu merupakan staf khusus di sini, sedangkan di samping kanan ada dua orang lagi memiliki pakaian resmi dari, kalau tidak salah mereka merupakan anggota kepolisian khusus atau super peninggalan kerajaan. Posisiku saat ini lebih kusesuaikan dengan keadaan orang sekeliling, dimana awalnya berbaring menjadi duduk agak tegap.

Aku memandang yang lain, mereka memiliki sikap agak keheran-heranan bahkan termasuk teman-teman wartawanku. melihat kondisi kami seolah saling penasaran dengan yang lain, pasukak khusus tadi mulai pembicaraan kepada kami, atau lebih tepatnya mereka langsung menuju kepadaku. “jadi, kami perkenalkan diri dulu, aku Arka sebagai pemimpin pasukan khusus atau biasa kalian sebut sebagai polisi super, disampingku sendiri adalah deyd, salah satu staf pembantu pertarungan”, Arka melanjutkan “sebagian dari kami, yang saat itu turut mendapat tugas untuk menghentikan pemberontakan kategori superbesar yang tujuannya adalah untuk menghancurkan gedung besar provinsi juga membunuh staff walikota penting dan sebagainya, benar-benar takjub atas tindakanmu, jika yang berperan saat itu merupakan polisi dari bagian negara mungkin Anda sudah menjadi buron, terlepas dari segala sesuatu yang seharusnya mungkin terjadi, mungkin apresiasi atau semacamnya”. dia mengambil lebih banyak napas di ruangan ini, memikirkan sesuatu, kemudian melanjutkan kata-katanya tadi “kami ingin tahu lebih banyak tentangmu, jika memungkinkan kami bisa membuatmu atau meekomendasikanmu bergabung menjadi bagian dari polisi super. Namun sebelumnya, jelaskan bagaimana kamu bisa melakukan berbagai hal yang bahkan mustahil untuk dilakukan oleh polisi super sekalipun”.

“memangnya apa yang telah aku lakukan? sejauh yang aku ingat saat ini adalah, aku berada di kereta cepat terakhir, kemudian tidur selama beberapa lama, mungkin tepat setelah melewati gerbang utama kota, dan sepertinya ketika saya mendengar suara bising sekitar kereta ini. dan setelah itu” memberikan ekspresi seperti seolah tidak mengerti apa yang sedang terjadi “ketika aku bangun, sudah di ruangan ini, dengan keberadaan kalian juga di sini, terus memperhatikanku, juga semakin membuatku bingung.” ya walaupun sebenarnya, ketika dalam mimpi tadi aku mengalami hal luarbiasa jika dibandingkan dengan keseharianku sebelumnya. mungkin kemarin atau seminggu yang lalu juga tidak seperti ini. mimpi ketika engkau bertemu dengan seseorang misterius, mengendalikan tubuhmu, melakukan hal gila. jika aku menceritakan yang sebenarnya tentang mimpi, sosok pahlawan kesiangan, atau hal aneh lain diluar nalar, mungkin langsung diantarkan ke rumahsakit jiwa.

“sepertinya kamu sedang menyembunyikan sesuatu, sebenarnya jika kamu melakukannya, pada prosedur formal sudah menjadi kewajiban kami untuk memusuhimu, mencatatnya sebagai salah satu orang yang patut dicurigai, atau lebih pasti lagi, langsung menggiring ke penjara, terlepas dari segala keberhasilan dan kebaikan yang telah kamu lakukan saat ini, karena walau bagaimanapun, seseorang dengan kemampuan fisik tak terduga bisa menjadi ancaman bagi seluruh manusia. Tapi kami, sengaja datang di sini tidak ingin melakukan seperti itu, ini adalah potensi tak terkira, dengan keberanian diri kami sedikit melakukan interferensi ke redaksi kota agar tidak meliput kejadian tadi sore yang memiliki kaitan denganmu. dengan berbekal perhatian publik kami berusaha mengarahkan segala hal penghargaan ataupun tudingan terus mengarah ke kami, sesuai dengan tanggung jawab sebagai pasukan khusus warga”. deyd mengatakan demikian, dari caranya ini, sepertinya dia cukup pandai dalam berdiplomasi.

“Jika diperbolehkan, aku tidak ingin untuk mengatakan sesuatu apapun, setidaknya saat ini, aku ingin menemukan jiwaku dulu, dalam keadaan benar-benar siap untuk menerima atau mungkin menjelaskan sesuatu yang barangkali akan sulit kalian terima”. deyd bergumam “hmm”, sementara itu, Arka “seperti yang dikatakan oleh deyd, kami harus sesegera mungkin mengetahui tentangmu, secepatnya harus, karena…” deyd memotong “cukup dulu” sambil menginterverensi pembicaraan pemimpinnya sendiri “mungkin kamu nanti tertarik untuk menjelaskan segalanya setelah memiliki waktu untuk memikirkan apa yang telah kau perbuat, kamu punya waktu hingga seminggu”. sambil menyodorkan kartu nama “ini adalah kartu informasi tentangku, pakailah jika suatu saat telah siap”.