Kebahagiaan adalah bentuk kejahatan paling keji. Setidaknya itu yang dibilang sama Aan Mansyur.
Jodhi P. Giriarso
31

Iya ya, seringkali kebahagiaan kita berdiri di atas penderitaan (atau mungkin pengorbanan) orang lain. Sedihnya, kita seringkali tidak menyadari itu.

Saya sendiri juga sering merasakannya, dan sayangnya seringkali lambat menyadarinya. Di satu grup whatsapp, saya dan teman-teman yang sudah memiliki anak, bercerita suka duka mengasuh anak. Padahal, di dalam grup itu pula ada teman kami yang sudah dua kali keguguran. Kadang saya membayangkan bagaimana perasaannya saat membaca obrolan tersebut. Bodohnya, saya sering pula mengulangi kesalahan itu. Masih saja mengobrolkan hal yang sama, di tempat yang sama. Lupa adalah salah satu kebodohan yang menjengkelkan.

Menurutmu, apakah ada kebahagiaan yang benar-benar berdiri sendiri tanpa pengorbanan orang lain?