Hari Ini Ada Anggota Baru di Tim Kita: Hubot!

Selain mencatat siapa yang memesan ketoprak, bisa juga untuk mencatat Daily Scrum Meeting.

Beberapa minggu ini saya sedang asyik dengan Hubot. Ada banyak hal yang bisa Hubot lakukan — yang bisa kita rancang untuk Hubot lakukan. Mulai dari tugas sehari-hari sampai dengan candaan konyol. Kamu bisa memilih apakah tim kamu akan menjadi semakin produktif atau tambah enggak jelas.

Awalnya kami menggunakan Hipchat sebagai wadah komunikasi internal di Cookpad. Tapi dengan berbagai pertimbangan kami kini beralih ke Slack. Salah satu alasan konyolnya adalah karena “Hipchat is uncool 😎”.

Kemudian setelah membaca cerita Start automating your business tasks with Slack saya pun mencoba untuk membuat bot di Slack. Cara yang paling gampang ternyata menggunakan Hubot.

Kami memanggilnya Globot, maksudnya adalah “Global Bot”, hanya saja terdengar seperti gumpalan empuk, persis seperti Baymax.


Mencatat daily scrum meeting

Salah satu tugas Globot adalah mencatat daily scrum meeting. Diawali dengan perintah:

Globot akan bertanya ke semua orang yang ada di Channel tersebut:

Kemudian saya bisa melihat apa saja yang dicatat oleh anggota tim:

Berikut ini adalah sebagian perintah yang dapat diterima oleh Globot:

Berawal dari masalah kesiapan sebelum meeting

Terkadang untuk merangkum apa saja yang sudah dikerjakan selama 1 hari untuk diceritakan dalam 5 menit itu cukup sulit. Kemudian proses melaporkan perkembangan anggota tim secara satu persatu ini memakan banyak waktu, dengan 9 orang saja bisa menghabiskan minimal 45 menit.

Globot membantu kami untuk mempersiapkan materi sebelum daily scrum meeting, sehingga saya bisa fokus untuk bertanya tentang kendala yang dihadapi oleh anggota tim.

Apa lagi yang bisa dilakukan?

Saya membayangkan banyak hal menarik lainnya yang bisa dilakukan oleh bot. Misalnya memberikan rangkuman KPI, deploy server, membuat jadwal di kalender, dan lain-lain.

Tidak terbatas untuk kebutuhan internal kantor saja, mungkin juga bisa membuat sesuatu yang terkoneksi dengan API publik? Misalnya saja hubot-bahanpokok yang saya buat untuk menampilkan harga bahan pokok dengan mengambil sumber data terbuka dari blankon melalui situs Kemendag.

masalah utama: data kota kurang banyak dan akurasi tidak terjamin. Lihat upaya untuk memperbaikinya di : http://hackathonmerdeka.id/tema-dan-tantangan/

Coba buat Hubot untuk kamu sendiri 😉, bisa mulai dengan melihat dokumentasi:

Selamat mencoba! 🚀🎉

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.