Bank of Thailand Akan mengunakan R3 Untuk CBDC

Bank of Thailand (BoT) telah mengatakan bahwa mereka memiliki rencana untuk memulai central bank digital currency (CBDC) yang akan ditujukan untuk transaksi bank internal.

BoT telah bermitra dengan delapan lembaga keuangan untuk proyek CBDC termasuk Bangkok Bank Public, Krung Thai, Siam Commercial Bank, Standard Chartered Bank dan HSBC. Bank telah menyarankan bahwa CBDC dapat melayani transfer dana domestik, transfer dana pihak ketiga, dan transaksi lintas batas, bersama dengan beberapa aplikasi lebih lanjut. Proyek CBDC serupa dengan yang dilakukan oleh bank-bank sentral lainnya, termasuk Bank Kanada, Otoritas Moneter Hong Kong dan Otoritas Moneter Singapura.

Bank yang menggunakan r3 Corda blockchain memiliki keuntungan menyelesaikan penyelesaian aset dengan beberapa peserta, alasan mengapa Ripple mengadopsi sistem mereka sendiri. Token ini tidak dapat ditambang karena bank akan memiliki otonomi penuh sebagai pencipta dan distributor karena sifat sentralisasi blockchain r3.

BoT saat ini bekerja pada mata uang digital yang akan dibangun pada blockchain r3 Corda, sebuah blockchain open source yang sangat mirip dengan yang dirancang dan digunakan oleh Ripple. Masalah dapat timbul untuk bank sentral Thailand dengan memilih sistem khusus ini karena langkah hukum telah diambil oleh Ripple terhadap perusahaan r3 terkait masalah hak paten Ripple Labs.

Seandainya proyek diluncurkan dan CBDC menjadi kenyataan, BoT akan memiliki rencana lebih lanjut untuk memperluasnya sebagai “fungsi yang lebih luas”. Tahap pertama dari “Proyek Inthanon” yang bertujuan untuk “meningkatkan efisiensi infrastruktur pasar keuangan Thailand” diharapkan akan selesai pada kuartal pertama 2019.